• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 12 April 2024

Sosok

Lebih Dekat dengan Gus Rozin Ketua PWNU Jateng Masa Khidmat 2024-2029

Lebih Dekat dengan Gus Rozin Ketua PWNU Jateng Masa Khidmat 2024-2029
KH Abdul Ghaffar Rozin (Foto: Isti,ewa)
KH Abdul Ghaffar Rozin (Foto: Isti,ewa)

Pengasuh Pesantren Maslakhul Huda Kajen, Margoyoso, Kabupaten Pati KH Abdul Ghaffar Rozin yang akrab dipanggil Gus Rozin pada Rabu (6/3/2024) terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029 melalui Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI NU Jateng mendampingi Rais terpilih KH Ubaidullah Shodaqoh Pengasuh Pesantren Al-Itqon Bugen, Kota Semarang.


KH Abdul Ghaffar Rozin nama lengkapnya atau biasa disapa Gus Rozin merupakan putra dari KH MA Sahal Mahfudh dan Nyai Hj Nafisah Sahal. Sejak kecil, ia tumbuh di lingkungan pesantren di bawah didikan langsung Kiai Sahal dan Nyai Nafisah di lingkungan Kajen Margoyoso, Pati. 


Sebagaimana diketahui, Kiai Sahal pernah menjabat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 1999-2014 dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2000-2014. Sementara Nyai Nafisah pernah masuk ke dalam jajaran Mustasyar PBNU masa khidmah 2022-2027 dan diamanahi memimpin Muslimat NU Jawa Tengah 2 periode (1993-2005). 


Masa kecil Gus Rozin dihabiskan menimba ilmu di Kajen Pati. Ini dibuktikan selama mengenyam pendidikan madrasah ibtidaiyah (MI) hingga madrasah aliyah (MA), tepatnya di Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) atau orang kerap menyebutnya Mathole’. Dirinya lulus MI pada 1988, lulus MTs pada 1992, dan lulus MA pada 1995. Selepas itu, ia sempat nyantri di Pesantren Fathul Ulum Kwagean Kediri hingga 1998. Setelah sekitar 3 tahun di Kwagean Kediri, Gus Rozin meneruskan studi di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Aqidah Jakarta. 


Setelah menyelesaikan studi di Jakarta, Gus Rozin melanjutkan studi di Monash University Australia, mengambil jurusan manajemen pendidikan. Ia menyelesaikan studinya di Australia dengan Gelar M.Ed (Master of Education) pada 2004. Kemudian pada 2023, Gus Rozin berhasil menyelesaikan studi doktoralnya (S3) di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. 


Dalam catatan buku Gus Rozin Kandidat Ketua PWNU Jawa Tengah, dirinya berkhidmah di NU sejak muda, Gus Rozin dikenal aktif di organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Ini dibuktikan dengan keterlibatannya sebagai pengurus di badan otonom (banom) maupun lembaga NU. Pada 1998-2001, Gus Rozin tergabung sebagai salah satu Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU). Lalu tahun 2000-2004, ia masuk sebagai pengurus Departemen Hubungan Luar Negeri Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor). 


Selain menjadi pengurus badan otonom NU, Gus Rozin juga pernah menjadi pengurus lembaga NU. Di tahun 2010-2013 dirinya menjadi Wakil Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif PBNU.   Selanjutnya pada 2013-2015 menjadi Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah.  Pada 2015-2021, suami Ning Tutik Nurul Jannah ini diamanahi menjadi Ketua RMI PBNU.  Kemudian pada kepengurusan PBNU masa khidmah 2022-2027 Gus Rozin menjadi Katib Syuriyah.  
 


Kini, Gus Rozin telah terpilih sebagai Ketua PWNU Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029. Khidmah kepada negara Selain berkhidmah kepada NU, Gus Rozin juga pernah diamanahi beberapa posisi:   

  1. Anggota Dewan Ketahanan Pangan Nasional (2017-2020)  
  2. Staf Khusus Presiden RI bidang Keagamaan Dalam Negeri (2017-2019)  
  3. Anggota Tim Komunikasi Sosial Kementerian Sekretariat Negara RI (2019)  
  4. Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat (2020-sekarang)  
  5. Dewan Pakar Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (2021-sekarang)  
  6. Dewan Pengarah Badan Arbitrase Syariah Nasional (2021-sekarang)  
  7. Ketua Majelis Masyayikh Pesantren Indonesia (2022-sekarang)  


Terobosan yang pernah dilakukan Gus Rozin melakukan beberapa terobosan sewaktu menjadi pengurus RMI Jawa Tengah maupun RMI PBNU.  

  1. Promotor Gerakan Nasional Ayo Mondok 
  2. Terlibat aktif dalam mengadvokasi lahirnya Hari Santri 
  3. Terlibat aktif mengadvokasi terbitnya UU Pesantren 
  4. Pengembangan program Peningkatan Kualitas Kebersihan dan Kesehatan pesantren melalui gerakan Pesantrenku Bersih, Pesantrenku Keren 
  5. Ketua Liga Santri Nasional (LSN) 


Keaktifan di dunia pendidikan sebagai seseorang yang peduli kepada dunia pendidikan, Gus Rozin memiliki beberapa keterlibatan seperti menjadi Pembantu Direktur I Perguruan Islam Mathali’ul Falah Bidang Kurikulum pada tahun 2005-2017, Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) pada 2008 hingga sekarang, Pengasuh Pesantren Maslakul Huda Kajen Pati mulai 2014 hingga sekarang, dan Dewan Pertimbangan Direktur Perguruan Islam Mathali’ul Falah mulai 2017 sampai sekarang. 


Penulis: M Ngisom Al-Barony


Sosok Terbaru