• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 14 Agustus 2022

Dinamika

MTs Walisongo Pecangaan Jepara Gelar Ujian Program Tahfidz

MTs Walisongo Pecangaan Jepara Gelar Ujian Program Tahfidz
Siswa tahfidz MTs Walisongo Pecangaan Jepara dites hafalan Al-Qur'an (Foto: NU Online Jateng/Syaiful Mustaqim)
Siswa tahfidz MTs Walisongo Pecangaan Jepara dites hafalan Al-Qur'an (Foto: NU Online Jateng/Syaiful Mustaqim)

Jepara, NU Online Jateng
Salah satu unit pendidikan di Yayasan Walisongo Pecangaan, Jepara yakni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Walisongo Pecangaan menggelar ujian terbuka program unggulan tahfidz qur'an pada Sabtu (25/6). 


Kepala MTs Walisongo Pecangaan Achmad Zainudin mengatakan, program unggulam tahfidz qur'an baru dimulai tahun ajaran 2021/2022. Tahun sebelumnya ujian dilaksanakan di Pesantren Tahfidz Walisongo. 


"Untuk program tahfidz sebenarnya sudah ada sejak 2019 namun waktu itu belum bisa maksimal karena kelas masih berbaur dengan non tahfidz (reguler). Alhamdulillah tahun ini sudah ada 1 kelas khusus tahfid yakni kelas VII," katanya.


Disampaikan, Pada tahun ajaran 2021/2022 ujian tahfidz diikuti 41 peserta yang terdiri dari kelas VII sejumlah 22 siswa, kelas VIII sebanyak 15 siswa, dan kelas IX ada 4 peserta. 


"berkaitan dengan dewan asatid berasal dari Pesantren Tahfidz Walisongo. Ada 1 ustad pesantren tahfidz yang juga mengampu di MTs Walisongo," tambahnya.


Untuk target hafalan imbuhnya, kelas VII target 5 juz, kelas VIII ditarget 10 juz, dan kelas IX sebanyak 15 juz. 


"Program unggulan tahfidz membuka kelas khusus di mana siswa wajib mukim di pesantren Walisongo dan kurikulumnya dibedakan dengan kelas reguler utamanya jadwal kegiatan madrasah dan pondok," lanjutnya.


Dirinya berharap dengan program tersebut siswa dapat mencapai target yang diinginkan madrasah dan pesantren yakni hafal minimal 15 juz. “Harapan kami, mudah-mudahan para siswa dapat mencapai target yang diinginkan madrasah dan pesantren yakni kompetensi lulusan memiliki hafalan minimal 15 juz,” pungkasnya.


Kontributor: Syaiful Mustaqim 


Dinamika Terbaru