• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Kamis, 23 Mei 2024

Regional

Duet Kiai Baihaqi dan Kiai Muslikh Pimpin PCNU Kabupaten Pekalongan 2024-2029

Duet Kiai Baihaqi dan Kiai Muslikh Pimpin PCNU Kabupaten Pekalongan 2024-2029
Pasangan Kiai Muslikh (kiri) dan Kiai Baihaqi (kanan) pimpin PCNU Kabupaten Pekalongan masa khidmah 2024-2029 (Foto: NU Online Jateng/Khairul Anwar)
Pasangan Kiai Muslikh (kiri) dan Kiai Baihaqi (kanan) pimpin PCNU Kabupaten Pekalongan masa khidmah 2024-2029 (Foto: NU Online Jateng/Khairul Anwar)

Pekalongan, NU Online Jateng
Duet KH Baihaqi Anwar dan KH Muslikh Khudori terpilih untuk menakhodai Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalogan masa khidmah 2024-2029.


Keduanya terpilih sebagai rais dan ketua dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XVIII NU di Sekolah Menengah Kejuruan (SMKNU) Kesesi pada Kamis (9/5/2024).


Pengasuh Pesantren Pododadi Cabang Tebuireng XVIII Karanganyar KH Baihaqi Anwar ditetapkan sebagai rais terpilih setelah 5 anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yakni KH Baihaqi Anwar, KH Muzaki, KH Tajudin, KH Muslikh Khudori dan KH Syaeful Bahri sepakat memilih KH Baihaqi Anwar sebagai Rais PCNU Pekalongan untuk 5 tahun ke depan.


Anggota AHWA sendiri dipilih oleh utusan masing-masing MWCNU selaku pemilik hak suara. Sesuai ketentuan, dari sekian nama-nama kiai yang diusulkan, maka diambil lima nama dengan perolehan suara terbanyak untuk menjadi anggota AHWA. 


Dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XVIII PCNU Kabupaten Pekalongan tahun 2024 diikuti utusan dari 19 MWCNU dan utusan ranting NU di masing-masing MWCNU. Saat penjaringan calon ketua tanfidziyah, muncul dua kandidat yang maju menjadi bakal calon Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan yakni KH Muslikh Khudori dan KH Imronudin. Dalam tata tertib disebutkan, bakal calon ketua bisa maju menjadi calon ketua apabila didukung sedikitnya 6 suara.


KH Muslikh Khudori yang terpilih untuk ketiga kalinya, mendapat 15 dukungan dari 19 MWCNU yang memiliki hak suara. Sedangkan KH Imronudin hanya mendapat 4 dukungan suara. Dengan demikian maka KH Muslikh Khudori yang mendapat dukungan terbanyak dinyatakan memenuhi syarat menjadi satu-satunya calon ketua sehingga ditetapkan sebagai ketua terpilih dengan persetujuan rais terpilih.
 


“Menetapkan KH Muslikh Khudori sebagai Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan masa khidmah 2024-2029,” ucap Ketua Sidang Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) HM Silahudin.


Rais terpilih KH Baihaqi Anwar menyampaikan, yang namanya pengurus PCNU itu tidak punya warga yang langsung bersinggungan dengan pengurus, yang punya yaitu ranting dan anak cabang. Oleh sebab itu maju atau tidaknya PCNU juga tergantung para pengurus ranting dan MWC.


“Pertama, saya ngucapaken innalillahi wainnalillahi rajiun, karena amanat dari peserta konfercab dibebankan kepada saya dan Kiai Muslikh. semoga kami berdua bisa menjalankan tugas bisa amanah,” ucapnya.


Ketua PCNU terpilih KH Muslikh Khudori mengaku akan mengemban amanah Konfercab dengan baik. Dirinya mohon bimbingan dan doa dari Nahdliyin agar kepemimpinan PCNU 5 tahun ke depan berjalan dengan baik. 
 

"Mohon dukungan dan doa dari para kiai, para tokoh dan pengurus di semua level, agar bisa melaksanakan amanah dengan baik. Juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari peserta dan semua warga dan pengurus NU," ujarnya.


KH Muslikh juga mengajak Nahdliyin untuk mewujudkan kedigdayaan jamiyah NU, dan kemandirian jamiyah NU sebagaimana yang telah digariskan ketua umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. 


“Mari bersama-sama membangun NU di Kabupaten Pekalongan dengan bangunan yang kokoh dan utuh, bangunan yang selalu seirama dan yang selalu bersama-sama bareng kami PCNU Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya,


Kontributor: Khairul Anwar


Regional Terbaru