• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 19 April 2024

Regional

NU Peduli Pekalongan Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Longsor di Petungkriyono

NU Peduli Pekalongan Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Longsor di Petungkriyono
PCNU Kabupaten Pekalongan salurkan bantuan kepada warga terdampak lonsor di Petungkriyono (Foto: NU Online Jateng/Jaka Kelana)
PCNU Kabupaten Pekalongan salurkan bantuan kepada warga terdampak lonsor di Petungkriyono (Foto: NU Online Jateng/Jaka Kelana)

Pekalongan, NU Online Jateng
Sekitar sepekan yang lalu di wilayah Kabupaten Pekalongan bagian selatan tepatnya di Kecamatan Petungkriyono terjadi bencana alam tanah longsor  mengakibatkan beberapa titik di sepanjang Jalan Doro-Petungkriyono tertimbun material longsor, sehingga aktivitas sebagian warga Petungkriyono terhambat akibat akses jalan yang tertutup. 


Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan KH Muslih Khudlori dan sejumlah pengurus NU peduli meninjau langsung ke lokasi setelah akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan untuk menyapa warga dan memberikan bantuan logistik pada Sabtu (22/1).


"Saya berpesan agar warga Petungkriyono selalu waspada dengan keadaan sekeliling yang banyak sekali tebing-tebing. Karena sewaktu-waktu bisa terjadi longsor bukan hanya di musim penghujan seperti ini," ujarnya.


Dirinya juga meminta jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Petungkriyono untuk selalu sigap dan siaga memberikan informasi apabila terjadi hal-hal semacam ini supaya bisa memantau bersama.


Kepada NU Online Jateng, Senin (24/1) Kiai Muslih menjelaskan, tingginya curah hujan di Kabupaten Pekalongan mengakibatkan tiap titik longsor tidak hanya terjadi sekali dalam waktu 24 jam. Sehingga tumpukan material yang menutup jalan semakin banyak dan memerlukan penanganan yang cepat agar jalan bisa di lewati kendaraan untuk memulihkan aktivitas perekonomian warga.


"Tidak hanya sepanjang Jalan Doro-Petungkriyono yang mengalami longsor, tetapi jalan yang menghubungkan antara Dukuh Sawangan Ronggo dengan Dukuh Karang Gondang juga terputus karena terdapat beberapa tebing jalan yang longsor  bahkan ada satu titik di mana badan jalan juga longsor, sehingga aktivitas warga Sawangan Ronggo lumpuh total," terangnya.


Ketua MWCNU Petungkriyono Kiai Sa'dullah menjelaskan, untuk saat ini bantuan yg sangat di perlukan adalah tenaga guna untuk menyingkirkan matrial longsor dan sedikit perluasan ruas jalan yang terkikis akibat longsor supaya segera bisa di lewati kendaraan, di samping logistik yang mungkin sudah di berikan dari para dermawan terutama dari NU peduli kabupaten Pekalongan. 


"Kami mewakili masyarakat Petungkriyono mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada  NU peduli atas kunjungan dan bantuan yang telah di berikan. Semoga masyarakat Petungkriyono bisa segera melakukan aktivitas seperti semula, evakuasi matrial bisa cepat selesai dan para relawan di beri kesehatan," ucapnya.


Disampaikan, bencana longsor kali ini memang luar biasa tidak seperti yang sudah-sudah, ada kurang lebih 7 titik longsor dan ini merupakan longsor terparah dari tahun-tahun sebelumnya. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian untuk aset pemerintah tidak sedikit," ucapnya.


Bantuan dari NU Peduli diterima langsung oleh Ketua MWCNU Petungkriyono disaksikan para relawan dari PMI dan Banser Petungkriyono beserta Kasatkorcab Banser kabupaten Pekalongan Amin Nur. 


Pengirim: Jaka kelana
Editor: M Ngisom Al-Barony


Regional Terbaru