• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 12 April 2024

Nasional

Lembaga Wakaf PBNU Gelar Sosialisasi Pengembangan Ekosistem Wakaf Produktif di Pekalongan

Lembaga Wakaf PBNU Gelar Sosialisasi Pengembangan Ekosistem Wakaf Produktif di Pekalongan
Kegiatan seminar literasi dan inklusi wakaf yang dihelat LWP PBNU di Kota Pekalongan (Foto: NU Online Jateng/M Ngisom Al-Barony)
Kegiatan seminar literasi dan inklusi wakaf yang dihelat LWP PBNU di Kota Pekalongan (Foto: NU Online Jateng/M Ngisom Al-Barony)

Pekalongan, NU Online Jateng
Lembaga Wakaf dan Pertanahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LWP PBNU) bekerja sama dengan LWPNU Jawa Tengah menggelar seminar 'Literasi dan Inklusi Wakaf' dengan tema 'Mengembangkan Ekosistem Wakaf Produktif, Menyongsong Abad Kedua NU' di Gedung Aswaja Kota Pekalongan, Sabtu (30/3/2024).


Acara seminar merupakan tour literasi dan inklusi wakaf ke-7 setelah sebelumnya dilaksanakan di Kab Karawang, Kota Sukabumi, Kota Yogyakarta, Kota Bandung, Kab Malang, dan Kab Klaten bertujuan untuk menyosialisasikan program literasi wakaf kepada Kader Wakaf NU (Kawan) yang tersebar di MWCNU di berbagai daerah. 


Mewakili Ketua LWP PBNU H Muhammad Dawam mengatakan, kegiatan literasi dan inklusi wakaf di Kota Pekalongan ini merupakan salah satu program LWP PBNU yang dimatangkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LWPNU yang dilaksanakan di Jakarta tanggal 14 Januari 2024.


"Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai triger bagi Kawan LWPNU Jawa Tengah, LWPCNU Kota Pekalongan dan khususnya MWCNU se wilayah eks Keresidenan Pekalongan," ujarnya.


Hal itu disampaikan saat seminar 'Literasi dan Inklusi Wakaf' di Gedung Aswaja Kota Pekalongan yang dihelat LWP PBNU yang diikuti oleh PCNU dan MWC se-eks Karesidenan Pekalongan, Sabtu (30/3/2024).
 


Dirinya berharap acara seminar literasi wakaf dapat menjadi pemicu bagi Kawan yang hadir untuk memiliki pengetahuan mendalam tentang wakaf dan tanah di lingkungan NU khususnya Kawan di tingkat MWCNU yang terlibat langsung dengan aset-aset berharga milik NU.


LWP PBNU terus mendorong bagi pengurus LWP di berbagai daerah untuk terus bergerak mendata aset-aset NU baik berupa tanah dan bangunan, sehingga segera dapat dirumuskan format penggunaan aset untuk bisa lebih produktif dan berdaya guna," ucapnya. 


Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin mengatakan, persoalan wakaf dan pertanahan di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) sekarang sudah mendapat perhatian besar. 


"Perhatian itu terlihat dari literasi yang dilakukan Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di beberapa titik yang melibatkan banyak warga NU," ujarnya.


Ketua LWPNU Jateng masa khidmah 2018-2023 KH Idris Imron kepada NU Online Jateng menjelaskan, dari 10 lokasi kegiatan seminar literasi wakaf, Jawa Tengah mendapat alokasi kegiatan sebanyak 2 kali yakni di Klaten dan Kota Pekalongan.


"Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan sukses. Bahkan di Klaten yang berlangsung di Aula Kemenag setempat pada Jumat (29/3/2024) dari target peserta 150 utusan yang hadir hampir mencapai 200 delegasi dari wilayah Soloraya," terangnya.


Meski dirinya sudah tidak menjabat lagi sebagai Ketua LWPNU Jateng karena sudah berakhir masa khidmahnya, sedangkan pengurus yang baru belum terbentuk, maka ketika dimintai bantuan untuk menyiapkan kegiatan seminar literasi di 2 tempat pihaknya siap membantu.


"Khidmah di NU di manapun sebagai kader harus siap. Maka ketika LWP PBNU minta tolong untuk mempersiapkan acara seminar kita siapkan segala sesuatunya dengan baik," pungkasnya.


Pengirim: Niji


Nasional Terbaru