• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Sabtu, 4 Februari 2023

Dinamika

Masih Pandemi, Lesbumi Pekalongan Peringati Harlah Ke-60 Secara Sederhana

Masih Pandemi, Lesbumi Pekalongan Peringati Harlah Ke-60 Secara Sederhana
Kegiatan sukuran Harlah ke-60 Lesbumi tingkat Kabupaten Pekalongan (Foto: NU Online Jateng/Asy'ari)
Kegiatan sukuran Harlah ke-60 Lesbumi tingkat Kabupaten Pekalongan (Foto: NU Online Jateng/Asy'ari)

Pekalongan, NU Online Jateng
Pengurus Cabang Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) Nahdhatul Ulama Kabupaten Pekalongan memperingati Hari Lahir (Harlah) Lesbumi ke-60 secara sederhana. Hal itu mengingat pada saat ini masih dalam pandemi Covid-19.


Wakil Ketua Lesbumi Kabupaten Pekalongan Syaiful Bahri mengatakan, awalnya Lesbumi sudah merencanakan akan mengadakan berbagai kegiatan guna memperingati Harlah Lesbumi. Namun mengingat masih dalam masa pandemi, kita tidak adakan kegiatan kegiatan yang bersifat mengundang massa banyak. 


"Kita tetap mengadakan, namun dihelat secara sederhana tapi tidak mengurangi khidmad kita terhadap Lesbumi,” ujarnya Ahad (27/3/2022).


Dijelaskan, semula kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Gemah Sumilir Desa Petukangan Kecamatan Wiradesa rencananya akan diisi oleh berbagai kegiatan pentas seni di antaranya terbang gendukan, pencak, dan akustik shalawat. 


"Namun karena masih dalam masa pandemi, semua kegiatan tersebut diurungkan dan diganti dengan pembacaan saptawikrama dan kirim doa kepada leluhur dan diakhiri dengan tumpengan.


Menurutnya, peringatan ini sebagai bentuk pengewajawantahan khidmah pengurus Lesbumi Kabupaten Pekalongan dan ungkapan rasa syukur karena Lesbumi masih tetap hadir di tangah-tengah masyarakat.


“Kita tahu pada era 70an, Lesbumi sangat mashur di masyarakat, namun setelah era 80 sampai 90an Lesbumi mulai redup dan baru pada Muktamar NU di Situbondo 2004 direkomendasi agar Lesbumi untuk diaktifkan lagi. Kemudian pada tahun 2005 Lesbumi menjadi salah satu lembaga di NU,” terangnya.


Disampaikan, saat ini seni budaya kita sudah semakin tergerus oleh perkembangan jaman khususnya laju teknologi informasi yang sangat cepat. “Seni dan tradisi sudah banyak ditinggalkan anak muda. Untuk itulah Lesbumi hadir sebagai salah satu wadah untuk meruwat dan meruwat budaya kita,” harapnya.


Hadir dalam kegiaatan tersebut, pembina Lesbumi Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro yang juga Asisten 2 Setda Kabupaten Pekalongan, Ketua Lesbumi Kabupaten Pemalang Ki Suryo Ningrat, MWCNU Wiradesa, Kepala Desa Petukangan, dan segenap Pengurus Lesbumi Kabupaten Pekalongan.


Pengirim: Asy'ari


Dinamika Terbaru