• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 14 Agustus 2022

Taushiyah

10 Muharram Nabi Ayyub Terbebas dari Penyakit

10 Muharram Nabi Ayyub Terbebas dari Penyakit
Foto: Ilustrasi (nu online)
Foto: Ilustrasi (nu online)

Kalau ada orang sabar di dunia, mungkin tidak akan ada yang melebihi kesabaran Nabi Ayyub, yang oleh karenanya ia diberi gelar ulush shabri (yang memiliki kesabaran).

   
Nabi Ayyub adalah seorang nabi yang gagah dan tampan bertabur harta, banyak tanah yang dimiliki, banyak ternak yang ia punyai dan banyak emas permata yang mengelilingi.

   
Melalui hartanya, Allah menguji dan menjadikannya miskin, melalui anaknya, Allah menguji dan menjadikannya satu persatu mati, melalui wajah tampan dan tubuhnya yang gagah, Allah menguji dan menimpakan penyakit gatal yang meliputi seluruh pori-pori sehingga tubuhnya rusak lalu dijauhi kaumnya.

   
Lama cobaan yang diderita, para ulama saling beda pendapat, ada yang mengatakan 18 tahun, ada yang mengatakan 3 tahun dan ada pula yang mengatakan 7 tahun 7 bulan 7 hari. Baru setelah itu Allah memerintahkan Nabi Ayyub untuk menghentakkan kakinya ke tanah dan memancarlah air putih bersih dari perut bumi. 

   
Selanjutnya Allah memerintahkan Nabi Ayyub untuk membasuh seluruh tubuhnya dengan air itu dan meminum airnya. Walhasil pada hari ke-10 Bulan Muharram Nabi Ayyub terbebas dari semua penyakit.

   
Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat Shad Ayat 41 - 42:


وَاذۡكُرۡ عَبۡدَنَاۤ اَيُّوۡبَۘ اِذۡ نَادٰى رَبَّهٗۤ اَنِّىۡ مَسَّنِىَ الشَّيۡطٰنُ بِنُصۡبٍ وَّعَذَابٍؕ*
اُرۡكُضۡ بِرِجۡلِكَ‌ ۚ هٰذَا مُغۡتَسَلٌ ۢ بَارِدٌ وَّشَرَابٌ


Artinya :
(41) Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika dia menyeru Tuhannya, "Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana." (42) (Allah berfirman), "Hentakkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum." (QS Shad: 41-42)


Penulis: H Ahmad Niam Syukri Masruri


Taushiyah Terbaru