• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Senin, 22 April 2024

Sosok

Wakil Ketua MWCNU Bae Kudus Raih Gelar Doktor dari Unnes

Wakil Ketua MWCNU Bae Kudus Raih Gelar Doktor dari Unnes
Wakil Ketua MWCNU Bae Kudus, KH M Thoat, berfoto usai menjalani sidang doktoralnya. (Foto: Dokumentasi)
Wakil Ketua MWCNU Bae Kudus, KH M Thoat, berfoto usai menjalani sidang doktoralnya. (Foto: Dokumentasi)

Kudus, NU Online Jateng

Wakil Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bae, Kudus, Jawa Tengah, Kiai Mochammad Thoat membuktikan bahwa kalangan pesantren juga bisa meraih gelar akademik tertinggi. Pembuktian ini terwujud dalam tuntasnya masa pendidikan program doktor bidang Manajemen Pendidikan yang ia tempuh di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

 

Kiai Thoat, sebagaimana ia disapa, meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji dalam sidang terbuka program doktor Manajemen Pendidikan, Pascasarjana Unnes pada Selasa (16/2) lalu.

 

"Dengan bertambahnya gelar akademik ini. Semoga bisa menambah semangat dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama, dan tentunya kepada masyarakat luas," harap pria yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Duta Aswaja Kudus ini.

 

Sosok yang juga menjadi salah satu pembina Yayasan Al-Munawwaroh Kudus ini mengangkat judul disertasi tentang "Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Standar Kompetensi Industri pada SMK Keahlian Animasi".

 

Dalam penelitiannya, pria yang juga Alumni Madrasah NU Miftahul Falah Cendono Kudus ini menjelaskan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis kompetensi industri pada SMK keahlian animasi dengan objek penelitian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Raden Umar Said (RUS) Kudus.

 

"Model pembelajaran berbasis kompetensi industri, akan lebih berjalan dengan baik jika antara guru dan murid juga sama-sama melakukan magang atau praktek lapangan di industri terlebih dahulu," terang Kiai Thoat yang juga sebagai Kepala Sekolah SMK Duta Karya Kudus ini.

 

Penyerahan SK oleh Direktur Pascasarjana UNNES, Prof Agus Nuryatin kepada KH M Thoat usai menjalani sidang promosi doktor. (Foto: Dokumentasi)

 

Wakil Ketua MWCNU Bae ini menjelaskan suka dukanya menjalani doktor di tengah-tengah kesibukannnya menjadi kepala sekolah dan pengasuh pondok pesantren.

 

"Alhamdulillah, suka duka di tengah-tengah kesibukan bisa menyelesaikan program akademik tertinggi ini," jelasnyak kepada NU Online Jateng, Kamis (18/9).

 

Sidang promosi doktor tersebut diketuai langsung oleh Rektor Unnes,  Fathur Rokhman  dengan anggota sejumlah profesor, yaitu Prof Tri Joko Raharjo (promotor), Prof Masrukhi (co-promotor), Prof Agus Nuryatin Erni Suharini, Arif Yulianto, Eko Handoyo, dan juga penguji dari luar Unnes, yakni guru besar Universitas Negeri Malang (UM), Prof Ali Imron.

 

Setelah menjawab beberapa pertanyaan dari dewan penguji, Kiai Thoat dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dengan IPK 3,88.

 

 

Kontributor: Muhammad Alvin Jauhari

Editor: Ahmad Hanan


Sosok Terbaru