• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Sabtu, 24 Februari 2024

Regional

LPBINU Jateng Gelar Rakor, PWNU: Sedia Payung Sebelum Hujan

LPBINU Jateng Gelar Rakor, PWNU: Sedia Payung Sebelum Hujan
Ketua PWNU Jateng HM Muzamil (kiri) (foto: Ilustrasi/dok nu online Jateng)
Ketua PWNU Jateng HM Muzamil (kiri) (foto: Ilustrasi/dok nu online Jateng)

Semarang, NU Online Jateng
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengatakan, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) telah melakukan koordinasi kepada cabang-cabang untuk menghadapi musim hujan.


"Kita berusaha sifatnya seperti pepatah 'sedia payung sebelum hujan' kita prioritaskan pada pencegahan risiko bencana dengan menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup, seperti penanaman pohon, tata kelola sampah yang ramah lingkungan," ucapnya Kamis (7/12/2023).


Pernyataan itu disampaikan Kiai Muzamil menanggapi gerak cepat LPBINU dan LAZISNU Jateng yang telah mengadakan rapat koordinasi secara zoom pada Rabu (6/12/2023) malam yang diikuti oleh 30 peserta di Jawa Tengah.


PWNU Jateng lanjutnya, terus mendorong pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan serta memperkuat kepedulian dan kegotongroyongan masyarakat serta peningkatan kapasitas relawan kemanusiaan.


"Meski penangan bencana alam telah ada badan khusus yang disiapkan pemerintah, kalangan relawan peduli bencana seperti yang dimiliki NU harus tetap kita persiapkan dengan baik, terutama SDM dan peralatannya," ucapnya.


Dirinya berharap, rakor kebencanaan yang diprakarsai LPBINU Jateng untuk lebih siap penanganan bencana lebih baik pada kali ini. "Teruslah menebar kebaikan para relawan NU di semua tingkatan untuk kemanusiaan," pesannya.


Wakil Ketua PWNU Jateng KH Mahsun Mahfudz menyampaikan, bencana alam yang terjadi tidak akan pilih-pilih korban. Oleh karena itu lembaga kebencanaan NU di semua tingkatan harus siap dan bergerak atas nama kemanusiaan.


"Apa yang telah dilakukan selama ini oleh LPBINU di Jateng sudah pada rel yang benar, sehingga kehadirannya diterima oleh masyarakat baik dalam bencana gunung meletus, longsor, banjir, maupun bencana lainnya," terangnya.


Kiai Mahsun yang juga dosen UIN Walisongo Semarang itu meminta kepada para relawan untuk selalu siap siaga terhadap daerah rawan bencana dan daerah terdekat lakukan koordinasi tentang kemampuan dan peralatan pencegahan dan penanggulangan bencana.


"Yang terpenting menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang telah disepakati bilamana terdapat bencana. Semoga semuanya aman, sehat wal afiyat, bersatu padu, tolong menolong dalam kebaikan," pungkasnya.


Koordinasi dipimpin Ketua LPBI PWNU Jateng Winarti, dihadiri oleh Wakil Ketua PWNU KH Mahsun Mahfudz, KH Mandzur Labib, Wakil Sekretaris Puji Wibowo, Manajer LAZISNU R Wibowo, dan jajaran LPBI PCNU se-Jateng


Pengirim: Insan Al-Huda


Regional Terbaru