• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 14 Agustus 2022

Regional

LDNU Jateng Minta PBNU Siapkan Lembaga Wadahi Potensi Ruqyah

LDNU Jateng Minta PBNU Siapkan Lembaga Wadahi Potensi Ruqyah
Sekretaris Lembaga Dakwah NU Jateng KH Nur Akhlis (kanan) (Foto: Dok)
Sekretaris Lembaga Dakwah NU Jateng KH Nur Akhlis (kanan) (Foto: Dok)

Semarang, NU Online Jateng
Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Jawa Tengah meminta Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil Muktamar ke-34 NU di Lampung menampung potensi ruqyah yang dimiliki para tokoh Nahdliyin dalam satu wadah di bawah bendera NU.


Sekretaris Lembaga Dakwah NU Jateng KH Nur Akhlis mengatakan, permintaan itu akan disampaikan melalui PWNU Jateng agar dijadikan bagian dari bahan atau materi yang akan dibahas dalam konferensi besar (konbes) NU sebagai lembaga permusyawaratan tertinggi kedua setalah muktamar.


"Penetapan perangkat baru NU sebagaimana diatur dalam konstitusi organisasi memang  harus dilakukan di arena muktanar, namun penyiapannya bisa dilakukan di arena konbes. Karena itu kami berharap PWNU Jateng memasukkan hal ini dalam daftar inventarisasi materi yang akan dibawa ke konbes," ujar Kiai Akhlis kepada NU Online Jateng di Semarang, Senin (3/1).


Disampaikan, pelaksanaan konbes masih lama, hari-hari ini mandataris Muktamar ke-34 NU di Lampung tahun lalu belum selesai menuntaskan amanatnya, terutama menyusun pengurus PBNU masa khidmah 2021-2026.


"Namun akan lebih bagus kalau saat ini berbagai masalah organisasi diinventarisir di daerah, apalagi agenda sidang komisi organisasi dan lainnya belum dibahas secara maksimal dalam muktamar di Lampung tahun lalu. Ada beberapa usulan daerah yang belum dituntaskan pembahasannya dan akan dilanjutkan di arena konbes setelah muktamar selesai," ucapnya.


Dia menambahkan, saat ini Lembaga Dakwah diamanti PBNU untuk membina potensi ruqyah Nahdliyin. Dari pengamatan di lapangan ditemukan beberapa wadah atau lembaga  yang menghimpun potensi para peruqyah.


"Wadah-wadah itu di antaranya Jamiyah Ismul Haq Nahdlatul Ulama (JIHNU), Jamiyah Ruqyah Ahlussunnah wal Jamaah (JRA), Keluarga Besar Ruqyah Ahlussunnah wal Jamaah (KBRA),  Suwuk Nusantara, dan sebagainya. Diharapkan potensi ini bisa dirapatkan dalam satu barisan NU, tentang bentuknya bisa lembaga, banom, atau lembaga khusus," ujarnya.


Ketua PWNU Jateng KH Muhammad Muzamil mengatakan, berbagai agenda pembahasan dalam muktamar di Lampung tahun lalu memang ada yang belum tuntas dan dijadwalkan akan dibahas dalam konbes setelah muktamar Lampung.


"Tentu saat menghadapi konbes nanti PWNU Jateng akan  kembali menginventarisir berbagai masukan yang akan diperjuangkan di arena permusyawaratan organisasi itu," pungkasnya.


Penulis: Samsul Huda
Editor: M Ngisom Al-Barony


Regional Terbaru