• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Kamis, 30 Juni 2022

Regional

Kader PMII Harus Kuasai Keilmuan di Semua Bidang

Kader PMII Harus Kuasai Keilmuan di Semua Bidang
PMII Brebes gelar tasyakuran Harlah ke-62 (Foto: NU Online Jateng/Samsudin)
PMII Brebes gelar tasyakuran Harlah ke-62 (Foto: NU Online Jateng/Samsudin)

Brebes, NU Online Jateng
Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Brebes Roni Andi Krisna mengatakan, kader PMII harus menguasai keilmuanya di semua bidang sesuai dengan yang ditekuninya, hal ini sebagai penguat dan peningkatan dalam kualitas kaderisasi supaya kader PMII mampu menjadi kader yang profesional. 


"Saya tegaskan, kader PMII harus melakukan akselerasi untuk mengimbangi perubahan zaman yang begitu cepat, supaya dalam pendistribusian kader PMII mampu bersaing baik pada ranah lokal maupun global," ujarnya dalam acara tasyakuran Hari Lahir ke-62 PMII yang dilaksanakan di rumah makan Husen Jaya Limbangan, Brebes, Ahad (17/22). 


Ketua Jaringan Kultural (Jangkar) Muda PMII Brebes Adaib Riyadi kepada NU Online Jateng, Selasa (19/4) menyampaikan, acara tasyakuran Harlah PMII sekaligus buka puasa bersama untuk mempererat tali silaturahim dan meningkatkan keharmonisan dalam menjalankan organisasi pergerakan.


"Gerakan Kader PMII yang sudah berumur 62 tahun harus mampu mengejar ketertinggalan peningkatan pembangunan sumberdaya kader. PMII Brebes harus mampu memberikan perubahan dengan keilmuan dan kreativitas yang ada pada keahlian individu kader PMII," tegasnya.


Ketua KPU Kabupaten Brebes Muamar Reza Pahlevi menyampaikan, betapa pentingnya mahasiswa itu tahu dengan ilmu politik apa lagi PMII harus lebih paham dengan pendidikan politik.


"Pendidikan politik ini mengajarkan bagaimana seorang warga negara memahami hak-hak politik dan kewajiban politiknya," ucapnya. 


Pendidikan politik lanjutnya, juga bisa dilakukan secara dini, yakni dengan cara memaksakan kehendak orang tua kepada anak. Karenanya pendidikan politik sangat penting. 


"Karena ini menyangkut demokrasi yang sesungguhnya. Demokrasi itu sendiri bukan tujuan, tetapi merupakan sistem politik yang berlaku dalam sistem negara," ungkapnya.


Reza berharap, kader-kader PMII bisa memahami pendidikan politik bukan malah memandang politik itu kotor. Di Harlah ke-62 PMII bisa menumbuhkan semangat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ke arah yang lebih memahami dalam pentingnya berpolitik.


"Yang paling penting adalah kader PMII ikut mengawasi dan mengawal jalannya politik dan demokrasi yang ada di daerah sampai nasional," pungkasnya.


Hadir di acara tersebut Wakil Mabincab PMII Roni Andi Krisna, Muamar Riza Pahlevi, Afifudin Eljufri, Pengurus PC PMII Brebes, Kader, anggota PMII dan mahasiswa di Kabupaten Brebes.


Pengirim: Samsudin 
 


Regional Terbaru