• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 7 Oktober 2022

Regional

Gandeng Masjid Salman Bandung, NU Jateng Bekali Santri Kuliah S-2 di ITB

Gandeng Masjid Salman Bandung, NU Jateng Bekali Santri Kuliah S-2 di ITB
Alumni ITB saat silaturahim dengan Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh (Foto: NU Online Jateng/Samsul Huda)
Alumni ITB saat silaturahim dengan Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh (Foto: NU Online Jateng/Samsul Huda)

Semarang, NU Online Jateng
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah merintis kerja sama dengan Yayasan Pembina Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) menyiapkan para santri senior untuk mengikuti kuliah pada program paska sarjana strata dua (S-2) program studi (prodi) Studi Pembangunan ITB.


Katib PWNU Jateng KH Munif Abdul Muchit mengatakan, ada beberapa santri senior dari berbagai pesantren di Jateng yang telah selesai menjalani studi strata satu (S-1) berbagai prodi dari berbagai perguruan tinggi dan Ma'had Aly yang berminat untuk melanjutkan S-2 Prodi Studi Pembangunan ITB.


"Untuk masuk ke program paskasarjana prodi Studi Pembangunan ITB itu tentu harus melewati proses seleksi yang ketat. Untuk itu pada masa pra seleksi perlu diikutsertakan dalam program bimbingan belajar (bimbel) secara khusus," kata kiai Munif.


Kiai Munif mengatakan hal itu usai menerima kunjungan silaturahim pengurus Majelis Pembina Masjid Salman ITB Ahmad Nasir Budiman di Gedung PWNU Jateng, Jl Dr Cipto no 180 Semarang, Senin (1/8/2022).


Disampaikan, Masjid Salman ITB memiliki lembaga bimbel yang siap membantu para santri untuk masuk ke S-2 ITB khususnya prodi studi pembangunan. Prodi ini kajiannya multi disiplin yang dapat diikuti para lulusan S-1 atau yang sederajat dari berbagai disiplin ilmu, termasuk alumni Ma'had Aly.


"Materi pokok kerja sama saat ini masih dibicarakan kedua pihak. PWNU Jateng akan melibatkan Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) untuk menyiapkan materinya. "Kami akan segera mensosialisasikan peluang ini ke pengurus RMINU dan para pengasuh pesantren di Jateng," katanya.


Pengurus Masjid Salman Bandung Ahmad Nasir Budiman menjelaskan, melalui lembaga bimbel masjid Salman ITB saat ini tengah berupaya memperluas jaringannya dengan pondok-pondok pesantren di bawah pembinaan NU dengan menawarkan program kerja sama menyiapkan santri masuk ke ITB, terutama masuk ke S-2 studi pembangunan.


Menurutnya, para santri yang menguasai basis ilmu fiqih yang kuat sangat cocok mengembangkan potensinya di bidang studi pembangunan, hanya saja sebelumnya perlu melakukan persiapan secara khusus, Masjid Salman siap memfasilitasinya.


"Setelah masukpun Masjid Salman ITB siap memberikan pendampingan selama menjalani perkuliahan hingga selesai. Bahkan tidak hanya itu, para santri yang kuliah di prodi ini juga akan dibantu mencari fasilitas tempat kos yang nyaman dan beasiswa  untuk mendukung perkuliahannya," terangnya.


"Kami sudah berkoordinasi dengan pengurus Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) ITB untuk menyiapkan fasilitas kos yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kajian ilmu sebagaimana aktivitas di pesantren," pungkasnya.


Penulis: Samsul Huda


Regional Terbaru