• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 12 April 2024

Mitra

Andik Setyo Nugroho Mahasiswa Unisvet Semarang Wakili Jateng di Lomba Duta Pendidikan Tingkat Nasional   

Andik Setyo Nugroho Mahasiswa Unisvet Semarang Wakili Jateng di Lomba Duta Pendidikan Tingkat Nasional   
Andik (kiri) wakil Jateng di ajang Duta Pendidikan tingkat Nasional di Bandung (Foto: Dok)
Andik (kiri) wakil Jateng di ajang Duta Pendidikan tingkat Nasional di Bandung (Foto: Dok)

Semarang, NU Online Jateng
Andik Setyo Nugroho, mahasiswa program studi Ilmu Lingkungan Universitas Ivet (Unisvet) Semarang  terpilih menjadi wakil Jawa Tengah untuk mengikuti lomba 'Duta Pendidikan Tingkat Nasional' yang diselenggarakan Ikatan Pemuda Prestasi Indonesia (IPPI).


Agar bisa tampil maksimal dalam even yang dijadwalkan berlangsung di Bandung, Jawa Barat 9 September mendatang itu, sejak beberapa waktu lalu Andik sudah melakukan berbagai persiapan sebelum masuk ke karantina pada bulan Agustus nanti.


"Sebelum masuk ke arena lomba yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 9 September nanti,  kami akan dikarantina selama beberapa hari mulai bulan Agustus nanti," kata Andik, aktivis Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Unisvet Semarang, Kamis (28/7).


Dijelaskan, di tengah menjalani proses perkuliahan yang menyita waktu, dirinya juga aktif di berbagai aktivitas di dalam maupun di luar kampus terutama di bidang sosial kemasyarakatan.

"Aktivitas kerja-kerja sosial mengadvokasi warga yang memiliki keterbatasan fisik melalui gerakan pendidikan inklusif menjadi pilihan dari perjalanan hidup saya selama ini," terangnya.


Dia menambahkan, bersama-sama dengan pegiat sosial lainnya, secara terjadwal dirinya  memberikan pembelajaran berbagai kemampuan keterampilan kepada masyarakat terutama anak-anak difabel yang kemampuan pendengaran dan bicaranya terbatas.



Andik bersama kolega pegiat sosial di Kota Semarang (Foto: Dok)


Terhadap komunitas difabel itu ujarnya, diberikan bimbingan keterampilan dan pelatihan membuat batik ciprat dan kemampuan dasar bahasa isyarat Bisindo. Diharapkan dengan memiliki keterampilan itu akan meminimalisir perundungan atau bulian terhadap kaum difabel.


Hingga kini Andik masih melakukan aktivitas pembinaan kaum difabel di tiga kelurahan meliputi Meteseh, Rawasari, dan Pedurungan serta dua lembaga Sekolah Luar Biasa (SLB) yakni Surya Gemilang Muhamadiyah Boja dan SLB N Kaliwungu Kendal.


"Selain itu kami juga meluangkan waktu untuk memberikan pembelajaran ke panti asuhan  PACG Al-Rifdah Pedurungan dan lembaga pembelajaran (les) di Kelurahan Bandarharjo, Kota Semarang," ucapnya.


Wakil Rektor 3 Unisvet Tri Leksono mengharapkan Andik dapat melanjutkan kesuksesannya dalam even yang sama di tingkat nasional, sehingga nama Unisvet semakin bagus.


"Harapan kami bisa menang dalam perlombaan tersebut dan bisa membawa nama baik serta mengharumkan Universitas Ivet di ajang pelombaan tersebut dan kami sangat mendukung penuh," katanya.
 

Sekretaris Yayasan Pembina IKIP Veteran Semarang HM Nadzifin Nasikh merespons posiitif aktivitas dan kreativitas mahasiswa Unisvet yang mengembangkan kiprahnya di kampus maupun masyarakat.
 

"Atas nama yayasan penyelenggara Unisvet kami sampaikan ucapan terima kasih kepada civitas akademika yang dengan berbagai kreasi dan inovasi dapat mengangkat nama baik Unisvet," pungkasnya.


Penulis: Samsul Huda


Mitra Terbaru