• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Senin, 17 Juni 2024

Taushiyah

Teriakan Para Penghuni Neraka

Teriakan Para Penghuni Neraka
Foto: Ilustrasi (nu online)
Foto: Ilustrasi (nu online)

Kelak manusia dibangkitkan dari kuburnya dalam keadan yang berbeda, ada yang bangkit dengan wajah bersih putih dan bercahaya, ada yang bangkit dengan wajah pucat pasi dan bahkan ada yang bangkit dengan wajah yang hitam kelam.

   
Orang-orang yang dibangkitkan dengan wajah hitam kelam, mereka adalah orang-orang yang gelisah penuh ketakutan karena mereka tahu bahwa tempat kembalinya adalah neraka yang bahan bakarnya manusia.

   
Neraka adalah seburuk-buruk tempat kembali dan hanya orang-orang yang merugi yang akan menjadi penghuninya. Di neraka mereka meraung-raung dan berteriak agar supaya dikeluarkan dari neraka. 


"Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari neraka niscaya kami akan mengerjakan kebaikan". Lalu dikatakan kepada mereka "Bukankah umurmu telah dipanjangkan sehingga kamu bisa berfikir?,  Bukankan telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan?, maka rasakanlah adzab ini sebagai balasan perbuatanmu".

   
Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat Fatir Ayat 37:


وَهُمۡ يَصۡطَرِخُوۡنَ فِيۡهَا ‌ۚ رَبَّنَاۤ اَخۡرِجۡنَا نَـعۡمَلۡ صَالِحًـا غَيۡرَ الَّذِىۡ كُـنَّا نَـعۡمَلُؕ اَوَلَمۡ نُعَمِّرۡكُمۡ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيۡهِ مَنۡ تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ النَّذِيۡرُؕ فَذُوۡقُوۡا فَمَا لِلظّٰلِمِيۡنَ مِنۡ نَّصِيۡرٍ


Artinya:
Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, yang berlainan dengan yang telah kami kerjakan dahulu." (Dikatakan kepada mereka), "Bukankah Kami telah memanjangkan umurmu untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir, padahal telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami), dan bagi orang-orang zhalim tidak ada seorang penolong pun. (QS Fatir : 37)


Penulis: H Ahmad Niam Syukri Masruri


Taushiyah Terbaru