• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Selasa, 31 Januari 2023

Obituari

Almarhum Kiai Dian Nafi Akan Dimakamkan di Pesantren Al-Muayyad Windan Sukoharjo

Almarhum Kiai Dian Nafi Akan Dimakamkan di Pesantren Al-Muayyad Windan Sukoharjo
Almarhum KHM Dian Nafi (Foto: Istimewa)
Almarhum KHM Dian Nafi (Foto: Istimewa)

Solo, NU Online Jateng
Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Jawa Tengah berkabung dengan berpulangnya KHM Dian Nafi', mantan Wakil Rais PWNU Jawa Tengah yang wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta pada Sabtu (1/10/2022) pukul 18.48 WIB.


Informasi dari keluarga Pesantren Al-Muayyad Windan Sukoharjo, jenazah sebelum di berangkat ke Solo, semalam jenazah Kiai Dian Nafi' disemayamkan di PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta pada Sabtu (1/10/2022).


Dari PBNU, jenazah dibawa ke Pesantren Popongan, Klaten, Jawa Tengah pada pukul 00.00 WIB untuk dishalatkan di sana. Pesantren Popongan merupakan tempat asal istrinya, Nyai Hj Murtafiah Mubarokah. Pesantren Popongan juga menjadi tempatnya belajar. Ia mengaji kepada KH Muhammad Salman Dahlawi yang kemudian menjadi ayah mertuanya.


Setelah dari Popongan, almarhum juga akan dishalatkan di Pondok Pesantren Al-Muayyad, Mangkuyudan, Surakarta, Jawa Tengah. Pesantren ini tempatnya menuntut ilmu sejak tsanawiyah. Sampai kemudian oleh gurunya, KH Abdul Rozaq Shofawi, almarhum ditunjuk untuk membuka dan mengembangkan Pondok Pesantren Al-Muayyad di Windan, Sukoharjo.


Dari Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan, jenazah Kiai Dian akan dibawa dan dimakamkan di pesantren yang diasuhnya, yaitu Pesantren Al-Muayyad Windan, Sukoharjo. Pemakaman akan dilaksanakan pada Ahad (2/10/2022) ba'da dzuhur sekitar pukul 13.00 WIB.


Kiai Dian wafat dalam usia 58 tahun. Almarhum lahir di Sragen pada 4 April 1964 M. Kota tersebut merupakan tempat ayahnya, KH Ahmad Djisam, mengembangkan Pesantren An-Najah, tepatnya di Gondang.





Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah HM Muzamil ikut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Kiai Dian Nafi. Dirinya bersaksi Kiai Dian Nafi orang baik dan totalitas berkhidmah di NU.


"Atas nama keluarga besar NU Jawa Tengah, kami menyampikan rasa duka yang mendalam, semoga segala amalnya diterima oleh Allah Taala dan segala dosanya diampuni oleh-Nya," ucapnya.


Diketahui, sebelumnya Kiai Dian sempat menurun kondisi fisiknya sepulang dari menjalankan ibadah haji, beberapa waktu yang lalu. Sebelum dirawat di Jakarta, Kiai Dian yang pernah menjadi Ketua PCNU Kota Surakarta (1998-2003) dan Wakil Rais PWNU Jateng, juga sempat menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Solo. Lahul fatihah.


Penulis: Ajie Najmuddin


Obituari Terbaru