• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Sabtu, 4 Februari 2023

Regional

Peringati Harlah ke-94, NU Pekalongan Ingatkan Pengabdian Pengurus

Peringati Harlah ke-94, NU Pekalongan Ingatkan Pengabdian Pengurus
Kegiatan refleksi dan tasyakuran Harlah ke-94 NU Kota Pekalongan (Foto: Dok)
Kegiatan refleksi dan tasyakuran Harlah ke-94 NU Kota Pekalongan (Foto: Dok)

Pekalongan, NU Online Jateng
Nahdlatul Ulama (NU) Kota Pekalongan pada tanggal 25 Agustus 2022 genap berusia 94 tahun dan diperingati untuk pertama kalinya dengan menggelar 'Refleksi Melawan Lupa' di SD Islam Nusantara Komplek Gedung Aswaja Jalan Sriwijaya 2, Kota Pekalongan pada Jumat (26/8/2022).


Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan Habib Hasyim Basyaeban mengingatkan kepada seluruh jajaran pengurus agar momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-94 NU Kota Pekalongan dijadikan bahan renungan untuk meningkatkan khidmah di NU.


"Kita hadir di sini untuk meneladani para muassis NU yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk lahirnya Nahdlatul Ulama di Kota Pekalongan. Maka menjadi sangat penting untuk bisa meneladani sekaligus meningkatkan khidmah kita di NU," ujarnya.


Dikatakan, saat ini semua pengurus terus berjuang meningkatkan pengabdiannya melalui jamiyah di semua tingkatan untuk menjadi khadimul ummah dengan tetap berpedoman pada AD/ART NU maupun peraturan perkumpulan NU.


"Kita berkhidmah, berjuang, dan mengabdi untuk NU didasari atas kecintaan kita kepada NU. Kota Pekalongan menjadi sangat istimewa dengan berbagai peristiwa penting pada sebelum dan awal-awal kemerdekaan," terangnya.



Acara tasyakuran Harlah ke-94 NU Kota Pekalongan (Foto: Dok)


Oleh karena itu lanjutnya, tidak ada pilihan lain kita harus bersama-sama berjuang sesuai zamannya untuk kemajuan NU. Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh para pengurus NU, lembaga, dan badan otonom sekarang ini jika dibandingkan dengan saat awal NU Kota Pekalongan berdiri belum ada apa-apanya.


"Tiada kalin lain kecuali kita harus meningkatkan khidmah kepada NU," ucapnya.


Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Kota Pekalongan KH Syauqon Faza mengaku gembira NU teridentifikasi tanggal kelahirannya pada tanggal 25 Agustus 1928 sebagaimana ditulis oleh NU Online Jateng.


Dirinya berharap momentum peringatan ini bisa menambah ghirah perkhidmatan kepada jamiyah maupun kepada jamaah. "Alhamdulillah tulisan fragmen di NU Online Jateng telah menemukan jati diri NU Kota Pekalongan dan ini memiliki arti penting bagi kita semua," ungkapnya kepada NU Online Jateng usai acara.


Pemimpin Redaksi NU Online Jateng M Ngisom Al-Barony menjelaskan, apa yang telah ditulis tentang sejarah lahirnya NU Pekalongan 2 tahun sebelum Muktamar ke-5 NU adalah semata-mata didorong oleh keinginan jangan sampai generasi muda NU tidak paham sejarah NU.


"Meski kami akui tulisan tentang NU Kota Pekalongan belum sempurna, setidaknya tulisan sejarah NU Kota Pekalongan sebagaimana yang ditulis dalam kanal fragmen bisa menjadi dasar untuk setiap tahunnya menggelar Harlah dan alhamdulillah malam ini telah dimulai," ucapnya di hadapan ratusan tamu undangan.


Penulis: Samsul Huda


Regional Terbaru