• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 7 Oktober 2022

Regional

Pasukan Inti Pagar Nusa Punya Tanggung Jawab Berat

Pasukan Inti Pagar Nusa Punya Tanggung Jawab Berat
Pasukan Inti Pagar Nusa Kabupaten Batang (Foto: NU Online Jateng/Umam)
Pasukan Inti Pagar Nusa Kabupaten Batang (Foto: NU Online Jateng/Umam)

Batang, NU Online Jateng
Komandan Komando Pasukan Cabang (Kopascab) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Batang Ali Multazam mengatakan, Pasukan Inti (Pasti) Pagar Nusa mempunyai tugas yang berat sehingga harus dilatih secara khusus.


“Pasukan Inti Pagar Nusa salah satu tugas utamanya adalah pengamanan ring 1 dalam kegiatan-kegiatan Nahdlatul Ulama (NU). Ring 1 ini diisi oleh tamu-tamu VIP yang merupakan ulama-ulama kita. Memastikan ulama kita nyaman dan steril dari segala gangguan bukanlah suatu perkara yang mudah,” tegasnya.


Hal tersebut disampaikan dalam pembaiatan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pertama (Diktama) Pasukan Inti Pimpinan Cabang (PC) PSNU Pagar Nusa Batang di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Warungasem, Ahad (7/8/2022).


Dikatakan, selain menjadi benteng dalam membela dan melindungi para ulama NU, Pasukan Inti Pagar Nusa juga punya tanggung jawab lain seperti menjaga kedaulatan negara dan organisasi.


“Jadi, tugas utamanya ada 3 yakni menjaga ulama NU, menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan menjaga organisasi NU dan Pagar Nusa itu sendiri. Semua itu merupakan tanggung jawab yang berat dan tidak main-main,” tegasnya.


Disampaikan, Diktama ini merupakan jenjang pertama dalam pendidikan dan pelatihan di Pagar Nusa. “Setelah Diktama masih ada Pendidikan dan Pelatihan Khusus (Diklatsus) dan Pendidikan dan Pelatihan Nasional (Diklatnas)," terangnya.


Ketua panitia Ahmad Ihsanuddin kepada NU Online Jateng mengatakan, Diktama yang baru saja dilaksanakan merupakan yang pertama di Kabupaten Batang.


“Dalam sejarah Pagar Nusa Kabupaten Batang Diktama ini yang pertama. Tujuannya jelas untuk mencetak kader-kader militan dan kader khusus yang mempunyai penguasaan terhadap ilmu beladiri,” ucapnya.


Ihsanuddin menjelaskan, kegiatan Diktama angkatan pertama ini diikuti oleh 50 peserta dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Batang.


“Peserta Diktama ini secara umur rata-rata masih muda karena banyak yang baru berusia 20 tahunan. Saya berharap mereka aktif di organisasi dan punya kemauan untuk terus maju dan berkembang. Dalam artian tidak cepat berpuas diri dan mau melanjutkan diklat ke jenjang berikutnya,” pungkasnya.


Kontributor: Muhammad Khoirul Umam


Regional Terbaru