• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Kamis, 23 Mei 2024

Regional

Momen Lebaran Picu Peningkatkan Kualitas Ibadah Pascaramadhan 

Momen Lebaran Picu Peningkatkan Kualitas Ibadah Pascaramadhan 
Kegiatan shalat Id di Masjid Jami At-Taqwa Desa Loireng, Sayung, Demak (Foto: NU Online Jateng/Samsul Huda)
Kegiatan shalat Id di Masjid Jami At-Taqwa Desa Loireng, Sayung, Demak (Foto: NU Online Jateng/Samsul Huda)

Demak, NU Online Jateng 
Selain merayakan keberhasilan menjalankan ibadah puasa ramadhan umat Islam harus dapat memanfaatkan momentum Idul Fitri 1 Syawal untuk bermuhasabah agar kualitas ibadah yang dijalankan semakin meningkat.


Pengasuh Pesantren Al-Itqon Bugen, Kota Semarang KH Muktashim Shodaqoh mengatakan, Idul Fitri merupakan momentum yang tepat untuk bermuhasabah atau mengevaluasi diri atas amal ibadah yang dijalankan selama menjalankan puasa ramadhan sebulan yang lalu.


"Selama sebulan penuh kita sudah digembleng untuk berupaya keras menghidupkan ramadhan dengan berbagai macam amalan ibadah," kata kiai Muktashim saat menyampaikan khutbah Idul Fitri 1445 di Masjid Jami At-Taqwa Desa Loireng, Sayung, Demak, Rabu (1 Syawal 1445/10 April 2024).


Disampaikan, sekarang  saatnyalah umat Islam bermuhasabah, capaian yang dijalankan selama ramadhan terus dipertahankan, bahkan semaksimal mungkin ditingkatkan paska ramadhan tahun ini.


Jika hal ini bisa diwujudkan lanjutnya, maka misi manusia sebagai Khalifah di muka bumi dan sebagai hamba Allah akan terpenuhi. Sebagai pemimpin di muka bumi manusia mengemban amanat untuk memakmurkan alam seisinya yang dimanivestasikan melalui pengelolaan potensi yang diberikan oleh Allah SWT
 

"Potensi itu tak lain untuk kemakmuran semuanya, karena itu seorang pemimpin harus selalu bersikap arif, bijak, dan mengayomi terhadap yang dipimpin seperti ayah dalam keluarga atau pengembala terhadap hewan yang digembalakan," ujarnya.


Jadi ujarnya, misi kekhalifahan itu memang berat, karena itu Allah SWT memberi berbagai kelebihan kepada manusia, salah satu di antaranya adalah akal. Dengan  kelebihan itulah maka manusia tidak boleh abai terhadap misi kepemimpinannya.


Sedangkan dalam misinya sebagai hamba Allah SWT, manusia dituntut untuk senantiasa menjalankan ibadah kepada Allah SWT, menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. 


"Puasa ramadlan yang baru saja kita lakukan ini merupakan bagian dari perwujudan misi kehambaan itu, usainya masa penempaan diri selama berada di madrasah ramadhan ini semoga dapat menjadikan  kita menjalankan misi kepemimpinan dengan arif, bijak, dan mengayomi," terangnya.
 

Suasana shalat idul Fitri 1445 H di Desa Loireng Sayung pagi itu dijalankan di tengah kegalauan dan kepiluan masyarakat akibat air luapan banjir yang menggenangi seluruh wilayah desa yang sudah berlangsung selama sebulan penuh.


Rais NU Ranting Loireng Kiai Jakfar Said berharap pesan khutbah dari khatib dapat meningkatkan kesadaran semuanya sebagai hamba Allah yang mengemban misi kepemimpinan dan kehambaan.


"Semoga pesan khutbah itu semakin menguatkan hati dan kesabaran masyarakat dan meningkatkan kearifan, kebijakan pemerintah untuk mengayomi warga terdampak dalam menghadapi ujian ini," pungkasnya.


Penulis: Samsul Huda


Regional Terbaru