• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 4 Desember 2022

Regional

IPNU-IPPNU Organisasi Strategis di NU

IPNU-IPPNU Organisasi Strategis di NU
Kegiatan Sekolah Instruktur Pelajar IPNU-IPPNU Kesugihan Cilacap (Foto: NU Online Jateng/Ngafif Ma'ruf)
Kegiatan Sekolah Instruktur Pelajar IPNU-IPPNU Kesugihan Cilacap (Foto: NU Online Jateng/Ngafif Ma'ruf)

Cilacap, NU Online Jateng

Sebagai badan otonom termuda di Nahdlatul Ulama (NU), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) memiliki peran strategis dalam kaderisasi dan regenerasi kader. Hal ini menjadikan IPNU IPPNU sebagai garda terdepan dalam kaderisasi di NU. 


"Kaderisasi sebagai roh organisasi semestinya terus dilakukan agar organisasi tetap hidup dan berjalan. Sehingga keberlanjutan kader dan proses regenerasi tidak terhenti," ujar Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Kesugihan, Cilacap M Zecky Arrohman Zaen. 


Menurutnya, salah satu cara yang dilakukan adalah menggelar kegiatan Sekolah Instruktur Pelajar (SIP) untuk mencetak kader instruktur yang sadar akan sejarah, berjiwa reaktif, dan memiliki intelektual yang mampu merancang mekanisme kaderisasi yang responsif.


"Sekolah Instruktur Pelajar ini untuk memperdalam pengetahuan-pengetahuan tentang keinstrukturan di dunia kaderisasi dengan materi-materi yang memang sudah dirancang," jelasnya.


Disampaikan, apa yang dilakukan untuk mengisi kekosongan tenaga-tenaga ahli di lingkungan IPNU-IPPNU khususnya di Kesugihan. Pasalnya, yang senior sudah bergabung ke Ansor dan Fatayat sesuai jenjang usianya.


"Kami ingin melanjutkan tokoh-tokoh instruktur yang siap untuk berkecimpung di dunia kaderisasi lingkup kecamatan Kesugihan. Di mana pengawalannya mencangkup 16 ranting yang sudah berdiri di seluruh desa dan ke depannya mungkin siap mendirikan komisariat-komisariat baik di lembaga pendidikan maupun pesantren," terangnya.


Ketua PAC IPPNU Kesugihan Hidayaty Musawwah menambahkan, selain sebagai realisasi program kerja organisasi, SIP memang menjadi kebutuhan kaderisasi di wilayahnya untuk menanamkan nilai-nilai ahlussunah waljamaah serta berwawasan kebangsaan.


"Tujuan lain dari realisasi program kerja, diadakannya SIP ini memang menjadi kebutuhan dari kaderisasi di organisasi IPNU IPPNU khususnya di Kesugihan," kata Wawah panggilan akrabnya.


Ketua Panitia Agus Yulianto berharap SIP diharapkan dapat menghasilkan tim instruktur yang tidak hanya mampu mengader anggota, tetapi juga mampu merancang mekanisme kaderisasi yang baik.


"Kegiatan digelar Jumat-Ahad, (28-30/5) ini diikuti 19 peserta dari beberapa delegasi pimpinan ranting yang telah mengikuti dua kali Sekolah Kaderisasi Berlanjut (SKB) dan proses screening sebagai tahapan dalam mengikuti SIP," pungkasnya. 


Kontributor: Ngafif Ma'ruf

Editor: M Ngisom Al-Barony


Regional Terbaru