• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Rabu, 18 Mei 2022

Regional

IDUL FITRI 1443 H

Gus Mus akan Sampaikan Taushiyah Haul Masyayekh Pesantren Al-Fattah Demak 

Gus Mus akan Sampaikan Taushiyah Haul Masyayekh Pesantren Al-Fattah Demak 
Foto: Ilustrasi (istimewa)
Foto: Ilustrasi (istimewa)

Demak, NU Online Jateng
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) akan menyampaikan taushiyah dalam haul almarhum KH Abdullah Zaini Pengasuh Pesantren Al-Fattah Setinggil Demak.


Pengasuh Pesantren Al Fattah Demak KH Abdullah Arif Cholil mengatakan, haul almarhum  KH Abdullah Zaini dan masyayekh Pesantren Al-Fattah Setinggil dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 11 Syawal (12/5). "Mustasyar PBNU Gus Mus yang juga Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang Insyaallah akan hadir dan menyampaikan taushiyah dalam haul Masyayekh Al-Fattah," kata Kiai Arief di Demak, Senin (9/5).


Disampaikan, acara haul dijadwalkan akan berlangsung di halaman pesantren waktunya bakdal dzuhur. Bersamaan dengan acara haul juga akan dilaksanakan khatmil Qur'an santri Al-Fattah.


"Acara haul dan khataman Al-Qur'an, selain akan dihadiri para wali santri dan masyarakat umum juga akan dihadiri para alumni Pesantren Al-Fattah yang berdiri sejak tahu 1951 ini," terangnya.


Dia menambahkan, alumni Pesantren Al-Fattah tersebar di mana-mana. Sebagaimana pesantren-pesantren NU lainnya sebagian besar alumninya berkiprah di masyarakat dan berkarir di berbagai institusi, namun tidak sedikit yang mengembangkan kreasinya secara mandiri.


"Para alumni Al-Fattah tanpa diundang biasanya hadir dalam acara haul ini, kebetulan agenda haul digelar pada bulan syawal, mereka sekaligus memanfaatkan momentum ini untuk berlebaran dan kangen-kangenan dengan sesama teman di pesantren ini," ucapnya.


H Muhajir Nur salah seorang alumni Pesantren Al-Fattah Setinggil Demak mengatakan, secara tidak langsung di sela acara haul para alumni beruni. "Agenda haul Mbah Abdullah Zaini dan masyayekh Al-Fattah secara spontan menjadi ajang reuni untuk melepas rindu para santri yang sudah lama tidak ketemu," pungkasnya.


Penulis: Samsul Huda


Regional Terbaru