• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 4 Desember 2022

Regional

Gelar Konferensi, Pengurus NU Wedarijaksa Pati Terpilih Diminta Lakukan Ini 

Gelar Konferensi, Pengurus NU Wedarijaksa Pati Terpilih Diminta Lakukan Ini 
MWCNU Wedarijaksa Pati gelar konferensi (Foto: NU Online Jateng/Umam)
MWCNU Wedarijaksa Pati gelar konferensi (Foto: NU Online Jateng/Umam)

Pati, NU Online Jateng
Majelis Wakil Cabang nahdlatul Ulama (MWCNU) Wedarijaksa, Kabupaten Pati menggelar konferensi untuk memilih Rais dan Ketua MWCNU masa khidmah 2022-2027 di Gedung NU Wedarijaksa pada Senin (3/10/2022).


Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati H Jamal Makmur Asmani mengatakan, tantangan NU ke depan dalam berorganisasi adalah penguasaan teknologi digital dalam bentuk media sosial dan jihad digital. 


"Media sosial sebagai alat dakwah masa kini dan masa depan. Sistem dakwah melalui teknologi digital akan lebih efektif karena memungkinkan masyarakat untuk menyimak dakwah kapan saja (anytime), dimana saja (anywhere), dan waktunya pun lebih fleksibel,  terutama untuk generasi milineal dan generasi Z," ujarnya.


Menurutnya, pengurus NU di semua tingkatan harus menyesuaikan diri sesuai perkembangan zaman. "Hal ini harus dilakukan agar generasi milenial tetap bisa kenal dengan dakwah-dakwah NU," tegasnya.


Ketua Panitia Nur Salim kepada NU Online Jateng, Kamis (6/10/2022) menjelaskan, ada 21 Ranting NU yang hadir dalam konferensi. Dari 21 delegasi ranting secara aklamasi memilih kembali KHM Munadi sebagai rais dan KH Nabhan Ulinnuha sebagai ketua MWCNU Wedarijaksa periode 5 tahun ke depan.





"Kami bersyukur Alhamdulillah atas terselenggaranya konferensi seluruh rangkaian berjalan lancar. Semoga dengan terpilihnya program NU dalam lima tahun yang akan datang dapat berjalan dengan baik," ungkapnya.


Dalam sambutannya Ketua terpilih Kiai Nabhan mengatakan pentingnya membangun gerakan ekonomi warga NU. Karena sektor ekonomi warga belum optimal. "Dibutuhkan inovasi dan kreasi untuk memenangkan persaingan yang sehat dan bersinergi. Gerakan Ekonomi kreatif bisa dimassifkan lewat Lembaga Perekonomian NU dan program LAZISNU," pungkasnya.  


Dalam konferensi MWCNU Wedarijaksa dihadiri KH Abdul Majid, KH Jamal Makmur (rombongan PCNU), KH Munadi, KH Nabhan Ulinnuha, beserta Unsur Muspika, Camat, Komandan Koramil, dan Kapolsek Wedarijaksa, juga hadir unsur Banom NU, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor dan Banser. 


Kontributor: Fikrul Umam
 


Regional Terbaru