• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Selasa, 31 Januari 2023

Nasional

Hilal Terlihat, Awal Jumadil Akhir Jatuh Selasa 4 Januari 2022

Hilal Terlihat, Awal Jumadil Akhir Jatuh Selasa 4 Januari 2022
(Foto ilustrasi: bmkg.go.id)
(Foto ilustrasi: bmkg.go.id)

Jakarta, NU Online Jateng
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengikhbarkan awal Jumadil Akhir 1443 H jatuh pada Selasa, 4 Januari 2022. Keputusan ini didasarkan pada laporan tim rukyat yang berhasil melihat hilal di lima lokasi pada Senin Wage 29 Jumadil Ula 1443 H / 3 Januari 2022 M. 


“Terdapat lima lokasi yang melihat hilal. Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Jumadil Akhir 1443 H bertepatan dengan Selasa Kliwon 4 Januari 2022 M (mulai malam Selasa) atas dasar rukyah,” kata KH Sirril Wafa, Ketua LF PBNU, melalui Surat Pengumuman bernomor 002/LF–PBNU/I/2022 yang ditandatangani pada Senin (3/1/2021).


Dikutip dari NU Online menyebutkan, lima lokasi yang berhasil melihal hilal awal bulan adalah Condrodipo Gresik, ufuk cerah berawan sebagian, hilal terlihat pukul 18:14 WIB dengan perukyat Ust Inwanuddin dan Ust Sururul Fuad. 


Sementara empat lokasi lain dilihat oleh perukyat di luar jaringan LFNU, yakni (1) Lampung, hilal terlihat (kasat kamera) pukul 18:28 (pelapor Itera Lampung); (2) Anyer, hilal terlihat (kasat kamera) pukul 18:48 WIB (pelapor BMKG), (3) Pelabuhan Ratu, hilal terlihat (kasat teleskop) pukul 18:45 WIB selama 1 menit; dan (4) Bengkulu, hilal terlihat (kasat kamera) pukul 18:54 WIB (pelapor Kemenag Bengkulu).  


Data hisab LF PBNU menunjukkan keadaan hilal sudah berada jauh di atas ufuk, tepatnya + 8 derajat 49 menit 37 detik dan lama hilal 40 menit 31 detik, dengan markaz Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT. 


Karena di seluruh Indonesia tinggi hilal adalah positif, maka pada saat matahari terbenam hilal masih di atas ufuk. Artinya, tinggi hilal di seluruh Indonesia secara keseluruhan sudah memenuhi kriteria imkanurrukyah (hilal mungkin teramati).   


​​​​​​​Editor: M Ngisom Al-Barony


Nasional Terbaru