• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Sabtu, 24 Februari 2024

Nasional

Gelar Rakor Siaga Bencana, PWNU Jateng: Tidak Ada Istilah Ditunda dalam Penanganan Bencana 

Gelar Rakor Siaga Bencana, PWNU Jateng: Tidak Ada Istilah Ditunda dalam Penanganan Bencana 
Kegiatan Rakor NU Jateng Peduli hadapi musim hujan (Foto: Dok)
Kegiatan Rakor NU Jateng Peduli hadapi musim hujan (Foto: Dok)

Semarang, NU Online Jateng
Menghadapi musim hujan tahun 2023/2024, relawan NU Jateng Peduli melakukan rapat koordinasi yang dihelat di Gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah pada Ahad (10/12/2023)


Wakil Ketua PWNU Jateng Peduli KH Mandzur Labib mengatakan, musim hujan telah tiba dan akan diiringi dengan berbagai bencana alam di antaranya banjir, longsor, dan lain-lain. Oleh karena itu tim NU Jateng Peduli harus siaga bencana, tidak ada istilah ditunda dalam penanganan.


"Meski kita tidak berharap ada musibah atau bencana kali ini, NU Jateng Peduli harus siap siaga memberikan pertolongan sesuai tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) masing-masing tim," ujarnya.


Disampaikan, untuk mengantisipasi jatuhnya korban, maka tim NU Jateng Peduli segera melakukan mitigasi bencana sejak awal di masing-masing kabupaten/kota se-Jateng. "Sedikitpun kita tak boleh lengah. Segera susun rencana taktis dan strategis terutama  menghadapi perubahan musim," ucapnya.


Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jateng yang telah menggelar rapat koordinasi via zoom pada Senin kemarin.


"Saya berharap seluruh elemen kebencanaan di lingkungan NU kompak dan bersatu untuk kepentingan kemanusiaan. Sehingga tindakan cepat bisa segera dilaksanakan tanpa harus mencari siapa yang bertanggung jawab," tegasnya.


NU Jateng Peduli lanjutnya, akan mengadakan Rakorwil kebencanaan pada Sabtu-Ahad (30-31/12/2023) di Semarang dengan peserta Wakil Ketua PCNU yang membidangi NU Peduli 1 orang, Ketua LPBINU PCNU 1 orang, dan  Ketua LAZISNU PCNU 1 orang.


"Dengan agenda pembahasan pemahaman SOP NU Peduli, update dasboard potensi relawan dan sarpras, penyusunan peta rawan bencana, dan sinergisitas antar-lembaga dalam penanganan pra bencana, tanggap darurat, dan pasca-bencana," ungkapnya.


Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jateng HM Mahsun menyampaikan, dari aktivitas penggalangan donasi Palestina ada dana sebesar 5% yang diperolehnya untuk Palestina disisihkan buat penanggulangan kebencanaan khususnya di Jateng.


"Prinsipnya LAZISNU siap mensupport untuk tahap mitigasi bencana dan lembaga-lembaga terkait diminta bisa bersinergi di daerah masing-masing," pungkasnya.
 

Penulis: M Ngisom Al-Barony
 


Nasional Terbaru