• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Senin, 17 Juni 2024

Dinamika

SEMARAK RAMADHAN 1443 H

Pelajar NU Sidorejo Batang Kembali Gelar 'Darling' Ramadhan

Pelajar NU Sidorejo Batang Kembali Gelar 'Darling' Ramadhan
Kegiatan darling PR IPNU-IPPNU Sidorejo, Batang (Foto: NU Online Jateng/Septi)
Kegiatan darling PR IPNU-IPPNU Sidorejo, Batang (Foto: NU Online Jateng/Septi)

Batang, NU Online Jateng
Setelah sempat berhenti karena pandemi Covid-19, kini acara tadarus kelilling (Darling) Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Sidorejo, Warungasem, Kabupaten Batang  kembali digelar.


Ketua PR IPPNU Desa Sidorejo, Warungsem Dwi Listiyani menjelaskan, kegiatan darling dilaksanakan seperti tahun sebelum-sebelumnya yakni secara bergilir bertempat di masjid dan mushala se-Desa Sidorejo pada 5-23 April 2022. 


"Darling merupakan program kerja rutin tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Ramadhan digelar di 3 masjid dan 15 mushala se-Desa Sidorejo. Kegiatan ini sudah berjalan selama empat tahun berturut-turut. Akan tetapi, pada tahun 2020 Darling terhambat pandemi Covid-19, sehingga dilaksanakan secara online," terangnya. 


Dikatakan, kegiatan darling bagi pelajar NU sangat dibutuhkan. Hal ini untuk mecegah perilaku remaja ke hal-hal yang buruk, terutama selama bulan Ramadhan berlangsung.


“Darling itu salah satu solusi alternatif untuk menjaga marwah pemikiran pelajar,” ujar Guru Rudhah Athfal (RA) Masyitoh Sidorejo tersebut kepada NU Online Jateng pada Rabu (6/4).


Tiya menambahkan, masyarakat sangat antusias dalam menyambut kegiatan Darling. Bahkan mereka menyuguhkan makanan untuk buka puasa. Ia berharap, Darling sebagai sarana memuliakan dan meramaikan bulan suci yang penuh berkah ini.





Ketua PR IPNU Desa Sidorejo Aditya Irfani mengatakan, Darling tahun ini terdapat agenda baru yaitu kultum selepas tadarusan yang diisi oleh tokoh agama wilayah masjid atau mushala setempat. 


"Kultum menjadi serangkaian agenda baru yang dianggap penting karena pelajar NU harus memahami ilmu keagamaan, bukan sekadar mendalami ilmu pengetahuan umum," ujarnya.


Pria yang sering disapa Aditnya tersebut menyampaikan, Darling dilaksanakan secara silih berganti bertujuan berinteraksi sekaligus menjaga ikatan persaudaraan masyarakat. Bukan hanya pelajar NU Desa Sidorejo, kegiatan ini terbuka luang untuk masyarakat umum. 


“Khataman tadarus akan dilaksanakan bersamaan acara santunan anak yatim dan piatu NU Desa Sidorejo,” pungkasnya.


Kontributor: Septy Aisah 


Dinamika Terbaru