• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 14 Agustus 2022

Dinamika

SEMARAK RAMADHAN 1443 H

Momentum Ramadhan, Ansor Laweyan Solo Adakan Ngaji Tarsana

Momentum Ramadhan, Ansor Laweyan Solo Adakan Ngaji Tarsana
Ansor Laweyan Solo gelar belajar ngaji bersama di bulan Ramadhan (Foto: NU Online Jateng/Bib Rohim)
Ansor Laweyan Solo gelar belajar ngaji bersama di bulan Ramadhan (Foto: NU Online Jateng/Bib Rohim)

Solo, NU Online Jateng
Jangan pernah malu untuk terus belajar agama, belajar itu tidak mengenal waktu dan usia. Begitu mungkin ungkapan yang pas untuk menggambarkan semangat sebagian kader Ansor-Banser Solo yang kembali mendalami ajaran agama dari dasar yaitu belajar Al-Qur’an.


Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Laweyan Solo Dwi Wisnu Wardana mengatakan, Kegiatan ngaji Al-Qur'an dilaksanakan rutin setiap hari Rabu malam bakda tarawih di kediaman Ibu Umi Serengan, Solo.


“Ngaji Al-Qur'an dengan metode Tarsana yang dilagukan diharap mampu mempermudah kader Ansor–Banser dalam mempelajarinya,” terang Dwi Wisnu kepada NU Online Jateng, Kamis (14/4).


Dikatakan, momentum Ramadhan 1443 H kali ini dimanfaatkan oleh Ansor Laweyan Solo untuk belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. "Kegiatan ngaji Tarsana sekaligus sebagai ajang untuk konsolidasi dan koordinasi internal pengurus. Ke depan akan dilaksanakan rutin dan terbuka untuk umum bagi siapapun yang mau belajar," terangnya.


Ketua Pimpinan Cabang Rijalul Ansor Solo, Nurul Musthofa yang juga didapuk sebagai mentor ngaji menjelaskan bahwa kegiatan ngaji Al-Qur’an yang dikoordinatori oleh Rijalul Ansor dapat menjadi ajang syiar dan dakwah, mengingat banyak masyarakat yang masih buta huruf Al-Qur'an.


“Tarsana adalah salah satu simbol untuk Ansor-Banser solo dalam belajar Ngaji Al-Qur’an. Motode tarsana dulu diciptakan oleh Kiai Syamsudin asal Ngawi dengan harapan mampu mempermudah dalam mengajarkannya,” ungkap Nurul Musthofa.


Membaca Al-Qur’an termasuk ibadah paling utama diantara ibadah-ibadah yang lain, sebagaimana yang diriwayatkan oleh an-Nu‘man ibn Basyir:  
 

 قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ   


Artinya: Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR Al-Baihaqi).


Pengirim: Bib Rohim
 


Dinamika Terbaru