• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Rabu, 21 Februari 2024

Dinamika

Isi Liburan, Pesantren Al-Mawaddah Kudus Gelar Wisata Literasi dan Budaya

Isi Liburan, Pesantren Al-Mawaddah Kudus Gelar Wisata Literasi dan Budaya
Pesantren Al Mawaddah Kudus Gelar Wisata Literasi dan Budaya (Foto: Dok.)
Pesantren Al Mawaddah Kudus Gelar Wisata Literasi dan Budaya (Foto: Dok.)

Kudus, NU Online Jateng
Setelah tertunda dua tahun karena pandemi Covid-19, pada liburan akhir tahun 2022 ini Pesantren Entrepreneur Al-Mawaddah Kudus menggelar kegiatan Spiritualpreneur Camp batch #3. Acara berlangsung selama empat hari, Selasa-Jumat (27-30/12/2022) bertempat di kompleks Pesantren Entrepreneur Al-Mawaddah Kudus dan beberapa tempat lainnya.

Pengasuh Pesantren Entrepreneur Al-Mawaddah Kudus​​ ​KH ​​​​Sofiyan Hadi dalam sambutannya di sesi pembukaan kegiatan mengatakan, sedari dini santri mesti dibekali dengan kemandirian. “Di sini santri diajari kemandirian. Jadi sejak masuk hingga lulus menjadi sarjana tidak boleh menerima uang dari orang tua,” kata dia.

Direktur Program SpiritualPreneur Camp, Khadijah menambahkan, kegiatan ini sangat diminati karena dikemas sangat menarik, yakni menggabungkan antara unsur ilmiah dengan hiburan (edutainment), simulasi, senam otak (brain gym), game edukasi, musik, dan sinema didukung teknologi multimedia modern.

Di antara materi yang diberikan adalah Character building dan Public Speaking. Juga ada Seminar Parenting yang wajib diikuti orang tua.

“Harapannya, setelah nyantri, peserta menemukan cara belajar paling efektif dengan menemukan mesin kecerdasannya yang spesifik. Dengan begitu, akan tumbuh rasa percaya diri dan memiliki mental juara dalam upaya meraih cita-cita mulia,” ujarnya.

Selain mendapatkan bimbingan ibadah dan pendalaman spiritual, 50 peserta yang datang dari Kudus, Jepara, Demak, Blora, Purwokerto dan Bandung juga dikenalkan kegiatan kewirausahaan.

Selama mengikuti acaea peserta merasa nyaman dan gembira. Mereka dibimbing untuk terlibat aktif dengan metode Experiential Learning, Mentoring dan Outbond Activity. Di sela-sela kegiatan yang berlangsung, para peserta juga diajak berkunjung ke perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus dan Pesantren Riset Prisma.

Pada sesi kunjungan ke IAIN Kudus, Kepala Perpustakaan IAIN Kudus Nur Said menjelaskan, kegiatan wisata literasi dan budaya ini sangat bagus, karena bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan keterampilan menulis.

Selain itu untuk mengenalkan warisan budaya Sunan Kudus yang dikenal dengan akronim Gusjigang. “Gusjigang itu kepanjangan dari Bagus Laku, Pinter Ngaji dan Wasis Dagang,“ kata dia.

Disampaikan, konsep moderasi beragama telah dicontohkan oleh Sunan Kudus dengan mengembangkan Islam secara damai, ramah dan toleran. Karena itu generasi milenial perlu dikenalkan warisan budaya adiluhung warisan Sunan Kudus.

Pengirim: Hafidz Maulana


Dinamika Terbaru