• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 12 April 2024

Regional

PWNU Jateng: Satgas Bencana Segera Tangani Problem Warga Pascabanjir

PWNU Jateng: Satgas Bencana Segera Tangani Problem Warga Pascabanjir
Relawan NU siap bersihkan fasilitas umum pascabanjir di Demak (Foto: NU Online jateng/Samsul Huda)
Relawan NU siap bersihkan fasilitas umum pascabanjir di Demak (Foto: NU Online jateng/Samsul Huda)

Semarang, NU Online Jateng 
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menginstruksikan Satgas Adhoc NU Peduli Penaggulangan Bencana Banjir agar mulai fokus pada kegiatan paskabanjir seiring dengan mulai surutnya genangan air di sejumlah lokasi banjir di Karanganyar, Demak.


Ketua PWNU Jateng KH Abdul Ghoffar Rozin mengatakan, ada 3 hal yang perlu segera ditangani satgas pascabanjir, meliputi problem kesehatan, pendidikan dan  kebersihan, ditambah satu lagi usulan dari Fatayat yakni psikologi sosial.


"Meski genangan semakin berkurang, namun tugas satgas semakin meluas yakni segera menangani problem warga di bidang kesehatan, pendidikan, kebersihan lingkungan dan psikologi sosial," kata Gus Rozin.


Gus Rozin  yang juga Pengasuh Pesantren Maslakul Huda Kajen, Pati mengatakan hal itu saat menutup rapat koordinasi Satgas Adhoc NU Peduli Penanggulangan Bencana PWNU Jateng yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (26/3/2024).


Koordinator Satgas Adhoc NU Peduli Penaggulangan Bencana PWNU Jateng, Hadi Masykur yang memimpin rapat itu langsung melakukan pembagian tugas, karena usai rapat akan langsung dilakukan aksi lapangan, terutama agenda pembersihan fasilitas umum untuk peribadatan dan pendidikan.


"LPBINU Kabupaten Magelang dan beberapa cabang lain, Selasa malam siap action, tadi kami sudah dapat informasi ada 17 fasilitas umum berupa masjid, mushala dan madrasah yang membutuhkan penanganan pembersihan," katanya.
 


Menurutnya, kehadiran relawan untuk bersih-bersih sangat dibutuhkan, warga terdampak pada hari-hari sedang membersihkan tempat tinggalnya sehingga belum dapat melakukan hal yang sama pada fasilitas umum.


"Bidang lain juga siap action, RSINU Demak dan LKPWNU Jateng (domisioner) akan menjadwal ulang layanan kesehatan karena ada sejumlah posko yang sudah ditutup," terangnya kepada NU Online Jateng Rabu (27/3/2024).


Ditambahkan, untuk bidang pendampingan anak-anak usia sekolah yang tengah menghadapi ujian akhir akan melibatkan pengurus Ma'arif NU agar warga terdampak dapat mengejar ketertinggalannya selama masa banjir.


Sedang problem psikologi sosial sambungnya, akan ditangani oleh PW Fatayat NU Jateng yang sebenarnya sudah menerjunkan relawannya menggelar kegiatan trauma healing untuk membangkitkan semangat warga terdampak terutama kalangan anak-anak agar tumbuh kembali kepercayaan dirinya pascabanjir.


"Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu PWNU Jateng dalam upaya meringankan beban penyintas banjir ini. Kami sudah siapkan aksi sosial pascabanjir dengan melibatkan seluruh komponen yang ada di NU," pungkasnya.


Penulis: Samsul Huda


Regional Terbaru