• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Selasa, 28 Mei 2024

Regional

Mahasiswa Asal Afganistan Bertekad Selesaikan Studinya di Unwahas Semarang

Mahasiswa Asal Afganistan Bertekad Selesaikan Studinya di Unwahas Semarang
Rektor Unwahas Prof H Mudzakir Ali (Foto: Dok)
Rektor Unwahas Prof H Mudzakir Ali (Foto: Dok)

Semarang, NU Online Jateng
Puluhan orang mahasiswa baru Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang asal negara Afganistan yang terkendala melanjutkan studi karena konflik politik internal di dalam negerinya, tetap bertekad kembali Indonesia untuk menyelesaikan studinya di perguruan tinggi NU ini.


Rektor Unwahas Prof KH Mudzakir Ali mengatakan, pada tahun akademi 2021-2022 puluhan warga Afganistan sudah mendaftar ke Unwahas untuk menjalani kuliah di berbagai program studi yang ada. Namun mereka gagal terbang ke Indonesia karena terjadi pergolakan dan pergantian sistem politik.


"Padahal mereka sudah bersiap untuk berangkat ke Indonesia untuk melanjutkan studi di Unwahas, namun tertunda karena proses perijinan di dalam negerinya mengalami berbagai perubahan dan sulit dipenuhi," kata Prof Mudzakir di Semarang, Selasa (5/4).


Dikatakan, berkat upaya keras dan bantuan dari berbagai pihak dua orang diantaranya berhasil memenuhi syarat yang sangat ketat itu, mereka kini sudah tiba di Kampus Unwahas dan bersiap mengikuti perkuliahan tahun akademi 2022-2023.


"Dua mahasiswa Afganistan itu masing-masing akan mengikuti perkuliahan jenjang strata satu (S-1) program studi ekonomi manajemen dan jenjang strata dua (S-2) program studi Pendidikan Agama Islam (PAI)," terangnya.


Dia menambahkan, dari dua orang orang mahasiswa asal Afganistan inilah diketahui bahwa beberapa temannya yang gagal mendapat ijin belajar ke luar negeri itu masih berkeinginan untuk belajar ke Indonesia, terutama ke kampus Unwahas dan kampus-kampus PTNU lainnya.


"Pimpinan Unwahas akan berupaya membantu kesulitan mereka, diharapkan PBNU sebagaimana tahun-tahun sebelumnya membantu supporting dan mencarikan solusi kesulitan warga Afganistan yang akan menjalani kuliah di kampus-kampus PTNU di tanah air," ucapnya.


Wakil Rektor IV Unwahas Helmy Purwanto menjelaskan, dua orang warga Afganistan yang akan mengikuti perkuliahan di Unwahas itu kakak beradik. Kakaknya mengambil program S-2 PAI dan adiknya mendaftar program S-1 manajemen.


Dikatakan, sebelumnya sang kakak menyelesaikan studi S-1 PAI di Unwahas terus pulang untuk menjemput adiknya yang akan kuliah di Unwahas, namun ketika akan berangkat pecah huru hara politik, akhirnya tertunda keberangkatannya. 


"Alhamdulillah menjelang ramadhan mereka berhasil keluar dan langsung mengurus administrasi perkuliahan di Unwahas," pungkasnya.


Penulis: Samsul Huda


Regional Terbaru