• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 12 April 2024

Regional

Katib NU Wonosegoro Boyolali Ajak Jadikan Al-Qur'an Imam, Penerang, dan Hidayah

Katib NU Wonosegoro Boyolali Ajak Jadikan Al-Qur'an Imam, Penerang, dan Hidayah
Kwgiatan peringatan Nuzulul Qur'an PAC Ansor Wonosegoro, Boyolali (Foto: NU Online Jateng/Siswanto)
Kwgiatan peringatan Nuzulul Qur'an PAC Ansor Wonosegoro, Boyolali (Foto: NU Online Jateng/Siswanto)

Boyolali, NU Online Jateng
Katib Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonosegoro, Boyolali Kiai Kumaidi mengajak kepada warga NU agar Al-Qur'an benar-benar dijadikan imam, penerang, dan hidayah di setiap langkah organisasi dan kehidupan secara luas. 


"Bulan Ramadhan yang mulia terasa cocok dengan diturunkannya Al-Qur'an yang penuh keutamaan," kata Kiai Kumaidi pada peringatan Nuzulul Qur'an dalam Tarawih Keliling (Tarling) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Wonosegoro di Masjid Miftahul Huda Suruhan, Karangjati, Selasa (26/3/2024). 


Disampaikan, Nuzulul Qur'an yang kita peringati setiap Ramadhan mestinya juga memicu semangat baru untuk menjadi manusia baru yang berintegritas dan berani tampil menggantikan generasi terdahulu agar lebih maju. menurutnya, pemuda harus bisa meneladani sifat nabi dalam pergaulannya di Arab waktu itu sehingga ia dipercaya memimpin kaumnya. 


"Semua mesti meneladani keistimewaan dari sifat Rasul yang senang menjalin kebersamaan berdasar sifat shidiq (jujur) dan amanah (dapat dipercaya) yang terkenal seantero Arab sebelum kerasulannya," kata pengasuh Pesantren Darussalam Bandung, Wonosegoro itu. 


Karenanya, ia meminta pemuda Ansor harus belajar kesabaran, keteguhan, dan keberanian nabi dalam menegakkan kebenaran tauhid di masyarakat jahiliyah, sebagai bekal kita menghadapi tantangan zaman. "Tantangan kita saat ini luar biasa, apalagi di era digital yang serba cepat, bahkan detik per detik bisa terjadi perubahan," ungkapnya. 
 


Namun Kiai Kuamidi yakin pemuda Ansor mampu menangkap tantangan dan peluang itu menjadi potensi membangun diri dan organisasi. "Kebutuhan kita saat ini mampu bekerja sama dengan banyak pihak dan berpikir cepat agar tidak ketinggalan," ujarnya. 


Sehingga tambah Kiai Kumaidi, perlu ada tansformasi diri agar mampu menyambut era baru, yakni datangnya kemajuan NU, dengan menghadirkan pendidikan terbaik kepada keluarga dan lingkungan sekitar. 


Sekretaris MWCNU Wonosegoro M Bulkin MS kepada NU Online jateng, Ahad (31/3/2024) mengaku senang atas sejumlah kegiatan PAC GP Ansor Wonosegoro yang memperlihatkan rasa ukhuwah islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah. 


"Kami minta agar kerja sama dan dukungan dari badan otonom dan warga tambah terjalin kuat supaya kegiatan NU semakin nyata, termasuk melestarikan kedamaian dan kerukunan di masyarakat," pungkasnya. 


Kontributor: Siswanto AR


Regional Terbaru