• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Selasa, 16 April 2024

Regional

Empat Sifat yang Mesti Dimiliki Kader Muslimat NU

Empat Sifat yang Mesti Dimiliki Kader Muslimat NU
Gus Karim menjelaskan empat sifat ideal yang dimiliki kader Muslimat NU (Dok. Dwi)
Gus Karim menjelaskan empat sifat ideal yang dimiliki kader Muslimat NU (Dok. Dwi)

Sukoharjo, NU Online Jateng

Pengasuh Pesantren Al-Qur'aniy Az-Zayadiy Solo, KH Abdul Karim Ahmad (Gus Karim) menyebutkan empat sifat ideal yang mesti dimiliki oleh seorang wanita. Empat hal tersebut disampaikan Gus Karim pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Muslimat NU di Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (26/3).


"Sifat yang pertama adalah wajhun malihun, yang maksudnya wajahnya yang selalu senyum dan sumringah dalam situasi dan kondisi apapun, karena kalau orang senyum kepada siapapun akan selalu dihargai dan akan menentramkan orang lain," ujarnya.


Sifat yang kedua, lisanun fasihun yaitu memiliki lisan yang baik, di mana seorang wanita kalau berbicara kepada suaminya harus berbicara yang baik, kepada anaknya juga baik, kepada tetanggnya juga harus baik, kepada Allah juga dengan baik dengan membaca Al-Qur'an, serta berdzikir kepada Allah.


Kemudian lanjutnya, sifat ketiga yang harus dimiliki oleh seorang wanita adalah yadun sakhiyyun, yang bermakna tangan yang selalu memberi dan dermawan. "Seperti pada acara tadi, ibu-ibu Muslimat memberi santunan kepada anak yatim piatu," kata Gus Karim.


Sedangkan sifat yang terakhir, jelas kiai yang pernah menjadi Ketua PCNU Solo itu, yakni qalbun taqiyyun yang maksudnya adalah hati yang taqwa, menerima pandum (pemberian), dan ridha segala sesuatu yang diberikan oleh Allah SWT.


Peringatan Harlah ke-76 Muslimat NU yang dihelat di Gedung Serbaguna Jetis, Baki, Sukoharjo tersebut turut dihadiri dari perwakilan Bupati, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sukoharjo, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Baki, Ketua DPRD, Kemenag, dan tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo yang diwakilkan kepada Kepala Dinsos Kabupaten Sukoharjo, Suparmin mengucapkan  selamat atas harlah Muslimat NU. Disampaikan, Muslimat NU memiliki visi untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan berkualitas dalam badan otonom, bebas bergerak dalam memperjuangkan hak-hak wanita.


"Semoga adanya sinergitas Muslimat dengan pemerintah mampu mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia dengan menghargai perbedaan agar tercipta masyarakat yang aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

 

 

Rangkaian Kegiatan

Kepada NU Online Jateng, Senin (28/3), Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Sukoharjo Mahmudah Nuryani menjelaskan, dalam peringatan Harlah kali ini mengangkat tema ‘Kemandirian Muslimat NU untuk Kesejahteraan Umat’, di mana ke depannya Muslimat NU, khususnya di wilayah Sukoharjo diharapkan mampu untuk mendorong kemandirian ekonomi umat serta membentuk masyarakat yang religius, sejahtera, dan mandiri. 


"Karena banyak potensi ekonomi yang produktif di Sukoharjo," kata dia.


Dipaparkan, saat ini PC Muslimat NU Kabupaten Sukoharjo bekerja sama dengan Bank Wakaf Mikro Pesantren Az-Zayadiy, yang sudah membawahi 20 pengusaha melalui bank wakaf mikro tersebut.


Adapun rangkaian Peringatan Harlah Ke-76 Muslimat NU di Sukoharjo, sudah diawali sejak tanggal 19 Maret lalu dengan menyelenggarakan kegiatan safari Keluarga Berencana (KB) dan Seminar Kesehatan yang diikuti oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan bekerja sama dengan Puskesmas. Kemudian, pada puncak peringatan Harlah, diadakan khataman semaan 30 juz serta santunan kepada puluhan anak yatim piatu.


Pengirim: Arinto Dwi


Regional Terbaru