• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Rabu, 28 Februari 2024

Obituari

Innalillahi, Mantan Ketua PCNU Demak KH Musyaddad Syarif Wafat

Innalillahi, Mantan Ketua PCNU Demak KH Musyaddad Syarif Wafat
Almarhum KH Musyaddad Syarif (Foto: Dok/Shiddiq Sugiarto)
Almarhum KH Musyaddad Syarif (Foto: Dok/Shiddiq Sugiarto)

Demak, NU Online Jateng 
Innaalillahi wainnaa ilaihi rajiun, nahdliyin di wilayah Kabupaten Demak berduka,  salah seorang kader terbaiknya KH Musyaddad Syarif meninggal dunia dalam usia 67 tahun, Senin (2/1/2023) pukul 07.15 wib.


Kabar meninggalnya Kiai Musyaddad bin KH Jalal Suyuti, mantan ketua  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak dua periode (2007-2017) itu beredar di grup WA aktivis NU Demak yang dishare KH Abdul Hamid Sekretaris domisioner PCNU Demak.


Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Demak KH Mahali ketika dikonfirmasi NU Online Jateng beberapa saat lalu membenarkan kabar duka itu.


Dokumen historis PCNU Demak mencatat almarhum kelahiran 8 Mei 1956 itu sejak duduk di bangku sekolah hingga akhir hayatnya aktif dalam dunia pergerakan, khidmah di NU dijalaninya sejak dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), GP Ansor, dan NU di Demak berlanjut tanpa putus.


Usai memimpin PC GP Ansor Demak dan mengemban amanat sebagai Wakil Ketua PW GP Ansor Jateng Kiai Musyaddad masuk ke jajaran PCNU Demak menjadi wakil ketua beberapa periode dan akhirnya menjadi Ketua PCNU Demak dua periode.



Almarhum KH Musyaddad Syarif (dua dari kanan) (Foto: Dok)

"Setelah itu almarhum masuk di jajaran Mustasyar PCNU Demak dan memperkuat kepengurusan Yayasan Hasyim Asy'ari Demak pengelola aset NU Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU) hingga akhir hayatnya," kata Kiai Abdul Hamid.


Mantan Ketua PW GP Ansor Jateng KH Ahmad Niam Syukri turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Menurutnya, Kiai Musyaddad adalah sosok yang tekun dan ulet dalam kerja-kerja organisasi. Selain itu, semangat dan dedikasi almarhum dalam berkhidmah di NU layak dicontoh nahdliyin muda.


"Almarhum tidak hanya sukses menggerakkan roda organisasi ketika berada di barisan terdepan, tetapi juga sukses mengkader generasi di bawahnya untuk disiapkan menjadi penerusnya," ucapnya.


Dirinya melihat semasa hidup almarhum gigih dalam berjuang di NU, dan sangat tekun membina kader untuk melanjutkan perjuangan NU. "Kini bisa dilihat tidak sedikit kader-kader yang dipolesnya menempati pos-pos strategis si jajaran NU Demak mulai dari anak ranting hingga cabang," pungkasnya.


Menurut rencana almarhum akan dimakamkan hari ini Senin (/1/2023) setelah shalat dhuhur.


Penulis: Samsul Huda


Obituari Terbaru