NU Jateng Gelar Bahtsul Masail di Semarang, Ini yang Akan Dibahas
Sabtu, 7 November 2020 | 08:00 WIB
M Ngisom Al-Barony
Penulis
Semarang, NU Online Jateng
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah kembali akan menggelar 'Bahtsul Masail Diniyah' rutin triwulan yang telah berhenti sejenak karena pandemi. Kegiatan ini akan digelar dengan jumlah peserta terbatas namun dengan waktu yang sama yaitu pukul 10.00-21.00 (WIB) bertempat di Pesantren Luhur, Dondong, Wonosari, Ngaliyan, Semarang, Senin, (9/11) mendatang.
Rais PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh mengungkapkan, kegiatan ini akan diikuti 80 orang peserta dari perwakilan PCNU se-Jawa Tengah. “Akan diikuti 80 orang peserta dengan jadwal waktu sama seperti biasanya,” kata Kiai Ubaid.
Disampaikan, ada dua materi yang akan dibahas yakni di komisi waqiiyyah akan membahas tentang Syakhsiyah Ma'nawiyah yakni tentang petugas atau panitia melakukan transaksi atau tasharruf baik belanja maupun hutang, sementara sekarang ia sudah non aktif dan hutang belum lunas, lalu siapakah yang bertanggung jawab?
"Ini penting kita cari jawabannya, karena masih ada pengurus dalam sebuah organisasi atau kelompok lainnya melakukan hal yang demikian," ujarnya.
Dikatakan, materi yang kedua yang akan dibahas ialah shighat atau lafadz menggunakan selain bahasa arab. Shighat adalah lafadz, tulisan atau isyarat yang menunjukkan kehendak seseorang. Shighat menjadi penentu banyak hal seperti nadzar, ikrar, semua macam akad termasuk pernikahan, talak, rujuk, dhihar, dan ila’.
"Semuanya tidak mu’tabar jika hanya masih berada dalam kehendak di hati, yang menentukannya adalah shighat," jelasnya.
Baca Juga:
NU Jateng Kembali Bakal Gelar Bahtsul Masail Terbatas
Bahtsul Masail PWNU Jateng akan Bahas Hukum Transaksi Penyelenggara Negara
Pengasuh Pesantren Luhur Kiai Thuba berterima kasih karena telah dipercaya sebagai tempat bahtsul masail. Ia berharap dengan kedatangan para kiai dan peserta bahtsul masail, akan membawa keberkahan pada pesantren yang ia asuh.
“Kami berterima kasih sekali karena dipercaya sebagai tempat Bahsul Masail PWNU. Semoga memberikan keberkahan kepada kami semua.” ungkap lelaki yang akrab disapa Gus Thuba ini.
Dikatakan, untuk menuju lokasi Pondok Pesantren (PP) Luhur Dondong Jalan Dondong No 22, RT 001/06, Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50244 (024) 8662615
https://maps.app.goo.gl/BPX4uhzZKw7nugpM6
Penulis: M Ngisom Al-Barony
Editor: Hasan Fauzi
Terpopuler
1
Ahad Kliwonan dan Pelantikan Pengurus NU Se-Tawangsari Digelar di Panggung Alam Taruwongso
2
Pesantren Tarbiyatul Qur’an Al Waro’ Juwiring, Warisi Perjuangan Kiai Muslimin Santri Pendherek KH Al Mansur Popongan
3
Abu Sampah Disulap Jadi Paving, Inovasi Hijau LPBI NU dan Banser Trangkil
4
Dosen IAI An-Nawawi Purworejo Tawarkan Konsep At-Takāmul At-Takayyufi dalam Pendidikan Moderasi Beragama
5
Gerakan Pemuda Ansor: Pilar Pembangunan dan Pemersatu Dinamika Desa
6
MA Nurul Qur’an Simo Gelar PETANU: Santri Harus Berani Mengaku NU
Terkini
Lihat Semua