• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 19 April 2024

Taushiyah

Manusia Bangun Tidur Hanya Dunia yang Dipikirkan

Manusia Bangun Tidur Hanya Dunia yang Dipikirkan
Foto: Ilustrasi (nu online)
Foto: Ilustrasi (nu online)

Jikalau bunga-bunga dunia sudah mulai dimekarkan dan pernak-pernik dunia sudah mulai ditampakkan itulah pertanda kiamat sudah dekat dan manusiapun akan berlomba untuk mendapatkannya hingga lupa waktu dan segalanya. 

   
Biasanya ketika seseorang mulai mencintai dunia maka yang terbayang hanyalah keindahan dan kenikmatannya, sedangkan dampak buruk (afatnya) terabaikan. Katanya, para pemburu dunia hanya berpikir bagaimana cara mendapatkan dan menikmatinya tanpa merasa lelah seakan kesibukannya tidak pernah berakhir dan seakan kebutuhannya tidak pernah terpenuhi. 


Barangsiapa yang pagi-pagi bangun dari tidurnya lalu berpikir untuk urusan dunianya, maka baginya akan ditimpakam 4 hal:
1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya.
2. Kesibukan yang tidak pernah jelas akhirnya.
3. Kebutuhan yang tidak pernah merasa terpenuhi.
4. Khayalan yang tidak berujung wujudnya. 


Hadits nabi:


مَنْ أَصْبَحَ وَالدُّنْيَا أَكْبَرُ هَمِّهِ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ ، وَأَلْزَمَ اللَّهُ قَلْبَهُ أَرْبَعَ خِصَالٍ هَمًّا لا يَنْقَطِعُ عَنْهُ أَبَدًا ، وَشُغْلا لا يَتَفَرَّغُ مِنْهُ أَبَدًا ، وَفَقْرًا لا يَبْلُغُ غِنَاهُ أَبَدًا ، وَأَمَلا لا يَبْلُغُ مُنْتَهَاهُ أَبَدًا


Artinya:
Barang siapa bangun pagi dan dunia lebih besar dalm keinginannya (benaknya), maka ia tidak nendapatkan apapun dari Allah. Dan Allah menanamkan 4 (empat) penyakit dalam dirinya; (1) Kebingungan yang tiada putus. (2) Kesibukan yang tiada berujung. (3) Kebutuhan yang tiada terpenuhi. (4) Khayalan yang tidak berujung. (HR Thabrani)


Penulis: H Ahmad Niam Syukri Masruri


Taushiyah Terbaru