• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 4 Desember 2022

Regional

Rutinan Ahad Kliwon NU Weleri Kendal Bukan Sekadar Pengajian Biasa

Rutinan Ahad Kliwon NU Weleri Kendal Bukan Sekadar Pengajian Biasa
Kegiatan pengajian rutin Ahad kliwon MWCNU Weleri, Kabupaten Kendal (Foto: NU Online Jateng/Firdaus)
Kegiatan pengajian rutin Ahad kliwon MWCNU Weleri, Kabupaten Kendal (Foto: NU Online Jateng/Firdaus)

Kendal, NU Online Jateng
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal kembali menggelar pengajian rutin Ahad Kliwon di Gedung MWCNU setempat pada Ahad (9/1).


Bendahara MWCNU Weleri Afif Yusuf mengatakan kegiatan rutinan selapan ini menunjukkan peningkatan dari berbagai aspek. Disampaikan, pengajian selapan sekali yang diprakarsai Lembaga Dakwah NU Weleri itu dihadiri 300-an warga NU Kecamatan Weleri sangat istimewa. Pasalnya, selain dapat siraman rohani, jamaah bisa berinfaq, dapat suguhan, dan lain-lain. 


"Pada Ahad Kliwon kemarin, kas dari kotak amal Rp1.674.000 sekarang menjadi Rp2.105.000. Pertama kali dulu beli snack sendiri, sekarang ada yang donasi. Untuk hari ini snack dari H Sutaryono dari Desa Payung dan nasi bungkus dari Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Weleri," ucapnya.


Dijelaskan, pengajian ini diisi ceramah oleh dai setempat yakni KH Muhammad Shodiqin dari Desa Sendangkulon, Kec Kangkung. Ia mengatakan, meski kita tidak pernah bertemu langsung dengan Nabi Muhammad SAW, namun perilaku dan nasehat terdokumentasi dalam kitab-kitab hadits.


Lebih lanjut, Kiai Shodiqin menjelaskan ada banyak amalan yang dicintai dan disenangi oleh Rasulullah SAW dan ini bisa menjadi bekal dan modal kita di kehidupan sekarang maupun kelak di akhirat.


"360 sendi tulang kita diminta untuk bersedekah kepada Allah setiap hari. Maka cukup bagi seseorang melaksanakan shalat dhuha untuk memenuhinya. Shalat dhuha juga amalan untuk melapangkan rezeki. Shalat dhuha itu waktu di sini kisaran jam 06.30 WIB, lebih baik disegerakan agar kita juga segera mencari nafkah," paparnya.


Menurutnya, agar senantiasa dalam keadaan shalat meskipun tidak melakukan shalat dan menjaga diri dari perbuatan dosa yaitu berada dalam keadaan suci dari hadas maka langgengkan wudhu. 


"Rasulullah SAW juga senantiasa istighfar sebanyak 100x tiap harinya. Bersedekah, biarpun kecil tapi niatilah dengan sungguh-sungguh dan ikhlas. Kemudian, selalu membaca Al-Qur'an kalau tidak sanggup ya tiap kali shalat 1 ayat terus nanti sampai meninggal kan bisa khatam," pungkasnya.


Kontributor: Nazlal Firdaus Kurniawan
Editor: M Ngisom Al-Barony


Regional Terbaru