• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 12 April 2024

Regional

IPNU-IPPNU Harus Cegah Dini Peredaran Narkoba 

IPNU-IPPNU Harus Cegah Dini Peredaran Narkoba 
Kegiatan Makesta IPNU-IPPNU Demak Kota (Foto: NU Online Jateng/Rahmad)
Kegiatan Makesta IPNU-IPPNU Demak Kota (Foto: NU Online Jateng/Rahmad)

Demak, NU Online Jateng 
Sebagai kader pemula Nahdlatul Ulama (NU), para aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) harus mewaspadai dan melakukan upaya cegah dini peredaran narkoba yang mengancam masa depan generasi muda di tanah air.


Bendahara Idaroh Syu'biyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (Jatman) Kabupaten Demak Muhammad Ali Maskun mengatakan, bentuk ancaman peredaran narkoba sekarang  sangat variatif, di antaranya narkoba dicampur dengan roti brownis, permen atau manisan yang  hampir setiap hari dikonsumsi oleh kalangan masyarakat usia pelajar.


"IPNU-IPPNU Demak harus hadir dan berkontribusi alias tidak boleh ketinggalan dalam membentengi generasi muda Demak dari ancaman narkoba yang modusnya kian variatif itu," ujarnya.
 

Muhammad Ali Maskun mengatakan hal itu saat menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan dalam kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Demak Kota di kampus MTsNU Demak, Ahad (9/10/2022).


Menurutnya, warga IPNU-IPPNU sebagai pewaris dan pelanjut perjuangan NU pada mada depan harus memahami varian modus peredaran, dampak sekaligus pencegahan narkoba. Dampak penyalahgunaan narkoba bisa dilihat salah satu indikasinya yakni adanya perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian penggunanya seperti sering bolos sekolah, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran. 





"Selain itu menjadi mudah tersinggung dan cepat marah, sering menguap, mengantuk, malas, tidak mempedulikan kesehatan diri dan suka mencuri uang untuk membeli narkoba," terangnya.


Ditambahkan, penyalahgunaan narkoba dampaknya akan melebar kemana-mana, tidak hanya korban yang disasar tetapi juga akan berdampak pada keseluruhan warga bangsa dan mengancam kelangsungan  serta ketahanan bangsa itu sendiri.


Ketua PAC IPNU Kecamatan Demak Kholid Mawardi menjelaskan, Makesta merupakan jenjang awal memasuki organisasi IPNU-IPPNU. Aktif berorganisasi di era sekarang itu sangat diperlukan, karena selain sebagai modal untuk mengasah kepribadian juga sebagai pengembangan  karakter atau aktualisasi diri.


"Tujuan diadakannya Makesta agar para peserta kelak mampu meneruskan perjuangan sekaligus khidmah dalam organisasi NU dengan baik. Harapan kami dengan Makesta yang diselenggarakan  di MTsNU Demak ini bisa menambah pengalaman dan wawasan dalam rangka nguri-nguri peninggalan sesepuh NU," pungkasnya.


Ketua PAC IPPNU Kecamatan Demak Khoirotul Maghfiroh mengatakan, ada beberapa materi yang disampaikan dalam Makesta  yang berlangsung selama  dua hari, Sabtu - Ahad (8-9/10) yaitu Ke-aswaja-an & ke NUan, Wawasan Kebangsaan, Ke-IPNU-an, Ke-IPPNU-an, Ke-Indonesia-an dan Keorganisasian.


Pengirim: Rahmad Saleh 


Regional Terbaru