• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Selasa, 16 April 2024

Regional

Hadiri Harlah Madrasah TBS Kudus, Ini Pesan Wagub Jateng

Hadiri Harlah Madrasah TBS Kudus, Ini Pesan Wagub Jateng
Wagub Jateng di acara Harlah Madrasah TBS Kudus (Foto: NU Online Jateng/Rifqi)
Wagub Jateng di acara Harlah Madrasah TBS Kudus (Foto: NU Online Jateng/Rifqi)

Kudus, NU Online Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah KH Taj Yasin Maimoen mengatakan, rasa kebersamaan antara murid dan guru perlu terus dipupuk untuk menciptakan suasana belajar mengajar yang nyaman. 


"Ini penting dilakukan, tanpa adanya kebersamaan yang harmonis antara guru dan murid, maka kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar tidak akan bisa tercipta," ujarnya.


Gus Yasin sapaan akrab Taj Yasin mengatakan hal itu saat menghadiri Harlah ke-97 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS) Kudus, di SMA TBS Kramat, Kabupaten Kudus, Rabu (25/1/2023). 


Menurut Gus Yasin, apabila rasa nyaman itu sudah tercapai, maka madrasah akan terus diminati masyarakat dan semakin berkembang.


"Atas nama pemerintah kami juga mengucapkan terima kasih (Madrasah TBS) atas bantuan, dedikasi yang selama 97 tahun membimbing mencerdaskan anak bangsa," kata Gus Yasin saat memberikan sambutan.


Gus Yasin berpesan, untuk membangun pondasi pendidikan yang berkarakter, diperlukan gotong royong bersama. Semua pihak di lembaga pendidikan harus menjunjung tinggi rasa saling menghormati satu sama lain.


"Artinya apa, antara murid dan guru itu harus sinkron. Yang guru ya harus sabar, muridnya juga harus sabar," urainya.


Bupati Kudus HM Hartopo menjelaskan, Madrasah TBS telah menginjak ke usia yang sangat matang. Oleh karenanya, madrasah TBS mempunyai pengalaman panjang untuk turut mengembangkan dunia pendidikan.


Madrasah TBS Kudus papar Hartopo, memiliki program unggulan yang sampai saat ini banyak peminatnya. Bukan hanya dari Kabupaten Kudus saja, melainkan hingga luar Jawa. 


"Skala nasional bisa masuk di Kabupaten Kudus untuk belajar menghafal Al-Qur'an, belajar ilmu hukum Islam, juga sekarang yang terbaru dengan kemajuan teknologi ini sangat dimanfaatkan betul. Siswa diajari membuat konten yang tentunya itu akan berisi ajaran Islam, dakwah, dan taushiyah. Intinya untuk mengedukasi masyarakat soal ajaran Islam," pungkasnya.


Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat
 


Regional Terbaru