• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Sabtu, 24 Februari 2024

Nasional

BAHTSUL MASAIL NU JATENG

Rais NU Jateng Minta Hasil dari Bahtsul Masail Harus Jadi Petunjuk Hukum

Rais NU Jateng Minta Hasil dari Bahtsul Masail Harus Jadi Petunjuk Hukum
Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh di Pemalang (Foto: NU Online Jateng/M Ngisom Al-Barony)
Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh di Pemalang (Foto: NU Online Jateng/M Ngisom Al-Barony)

Pemalang, NU Online Jateng
Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh menegaskan, hasil-hasil yang telah dibahas dalam forum bahtsul masail NU harus disosialisasikan kepada warga, khususnya kepada pengurus NU baik syuriyah maupun tanfidziyah di berbagai tingkatan.


"Sehingga yang dibahas dalam lembaga kesyuriyahan ini menjadi petunjuk hukum bagi seluruh kegiatan-kegiatan yang ada dalam Jamiyah NU. Jangan sampai kegiatan NU sepi dari status hukumnya terkait kegiatan ibadah maupun muamalah semuanya harus berjalan di atas rel hukum yang telah ditetapkan oleh para ulama-ulama terdahulu," ujarnya.


Penegasan Kiai Ubaidullah itu disampaikan pada acara pembukaan Bahtsul Masail NU di Pesantren Al-Islah Kebagusan, Ampelgading, Kabupaten Pekalongan, Senin (24/10/2022) lalu.


Dikatakan, kegiatan bahtsul masail dilakukan untuk menginteprtasikan nash-nash yang ada dalam fiqih yang tertulis itu diaktualkan kembali dalam kehidupan sehari-hari. "Sehinga apa yang dilakukan oleh Nahdliyin selalu berpedoman pada hukum," tegasnya.


Dalam kesempatan itu, Kiai Ubaidullah yang juga Pengasuh Pesantren Al-Itqon Bugen, Kota Semarang itu menyampaikan kondisi perpolitikan global yang berakibat pada terjadinya peperangan antara Ukraina dan Rusia. Menurutnya, kondisi itu berdampak pada krisis pangan di berbagai negara.


"Alhamdulillah kondisi ini tidak berdampak pada negara Indonesia yang mayoritas berpenduduk muslim. Maka perlu kita rawat agar Indonesia tetap aman dan tidak terjadi berbagai krisis spserti negara-negara di Eropa," ucapnya.





Menghadapi Pemilu 2024, Gus Ubaid panggilan akrabnya memberikan petunjuk dan arahan agar tidak tergiur oleh janji-janji manis calon legislatif (caleg) maupun capres, cagub, dan cabup. Pasalnya, selama ini NU selalu diposisikan sebagai pendorong mobil mogok. 


"Setelah mobilnya jalan, kita selalu ditinggal dan dilupakan. Harus jelas manfaatnya untuk jamiyah maupun jamaah," ungkapnya.


Ketua PWNU Jateng HM Muzamil menyampaikan terima kasih kepada shahibul ma'had dan PCNU Pemalang yang telah berkenan menjadi tuan rumah kegiatan bahstul masail. Terima kasih juga kepada seluruh jajaran PCNU dan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) se-Jateng yang berkenan hadir.


"Ini sangat luar biasa, meski yang dibahas adalah masalah rob, akan tetapi kehadiran Katib Aam PBNU KH Said Asrori memberikan pencerahan terkait kebijakan organisasi patut kita syukuri," kata Kiai Muzamil mantan Ketua Koordinator Cabang (Korcab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jateng itu.


PWNU Jawa Tengah juga mengumumkan bahtsul masail berikutnya akan dihelat di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen.


Penulis: M Ngisom Al-Barony


Nasional Terbaru