• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Senin, 17 Juni 2024

Nasional

Ngaji Perkum, Ketum PBNU: NU Didirikan dengan Tujuan Mulia

Ngaji Perkum, Ketum PBNU: NU Didirikan dengan Tujuan Mulia
Kegiatan ngaji perkum bersama PBNU di Banjarnegara (Foto: NU Online Jateng/Insan Al-Huda)
Kegiatan ngaji perkum bersama PBNU di Banjarnegara (Foto: NU Online Jateng/Insan Al-Huda)

Banjarnegara, NU Online Jateng
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan, NU didirikan bukan asal-asalan. NU didirikan ada maksudnya dan ada tujuannya yang sangat mulia.


"Disebut NU ini merupakan makna yang sangat aktif. Nahdlah artinya bangkit. Bangkit ini ada tujuannya yang mulia", tegasnya dalam acara 'Silaturahim dan Ngaji Perkum NU' se-eks Karasidenan Banyumas di Aswaja Center PCNU Banjarnegara, Ahad (15/10/2023).


Disampaikan, perlu diingatkan kembali maqsudul a'dham berdirinya NU. "Untuk itu PBNU masa khidmah 2022-2027 mengambil tema merawat jagad membangun peradaban," ucapnya.


Gus Yahya panggilan akrabnya mengingatkan, kalau pengurus NU menarik iuran atau infaq dari warga dengan tanpa bisa meneruskan pahala bagi munfiq maka artinya pengurus tersebut kurang amanah.


"Dalam kondisi sekarang, NU tidak lagi cukup menjalankan rutinitas amalan jamiyah dan jamaah melainkan juga harus mengembangkan semua ilmu pengetahuan yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.


Pengasuh Pesantren Roudlotut Tholibien Leteh Rembang itu meyakini NU bisa membesar seperti sekarang ini bukan karena program kerja pengurus, melainkan karena barakahnya riyadhah dan mujahadah para kiai. 


"Setiap upaya yang dilakukan pengurus harus selaras dan sesuai dengan maqsudhul nahdhah, sehingga semua orang semakin senang dengan NU, merasakan manfaatnya NU," ungkapnya.


Gus Yahya mewanti-wanti kepada para pengurus yang hadir agar dalam menyikapi keadaan harus sesuai dengan maqsudhul a'dhom dari NU. Jangan sampai sedikitpun menyalahi garis besar perjuangan NU.


Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni menjelaskan, pertemuan yang dihadiri PWNU, PCNU dan MWCNU se-eks Karasidenan Banyumas ini penting. Karena itu PBNU mengajak seluruh jajaran kepengurusan NU di semua tingkatan berkhidmah dengan cara yang baru.


"NU telah memiliki 23 peraturan perkumpulan yang wajib dipedomani segenap jajaran pengurus NU," ujarnya.


Sebelumnya, Ketua PWNU Jateng HM Muzamil melaporkan sebenarnya para pengurus dan kader NU di tingkat Anak Ranting, Ranting dan MWCNU sangat gigih dan semangat dalam berkhidmah. 


"Kalau menyaksikan langsung betapa giatnya para pengurus dan kader NU dalam berkhidmah, namun di antaranya masih kurang telaten dalam administrasi," ucapnya.


Karena itu lanjutnya, PWNU Jateng telah melakukan bimbingan teknis penggunaan internet dalam melakukan pendataan dan layanan kepada masyarakat.


Pada kesempatan tersebut Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf juga meresmikan Gedung PCNU dan MWCNU se-Kabupaten Banjarnegara.


Pengirim: Insan-Al-Huda


Nasional Terbaru