• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Senin, 17 Juni 2024

Regional

PMII Se-Wilayah Kedu Hidupkan Forum Regional Danyang Sumbing

PMII Se-Wilayah Kedu Hidupkan Forum Regional Danyang Sumbing
Kegiatan pertemuan PC PMII se-wilayah Kedu di Pantai Purworejo (Foto: NU Online Jateng/M Fadhil)
Kegiatan pertemuan PC PMII se-wilayah Kedu di Pantai Purworejo (Foto: NU Online Jateng/M Fadhil)

Purworejo, NU Online Jateng
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-wilayah eks Karesidenan Kedu meliputi PMII Cabang Temanggung, Wonosobo, Magelang, dan Purworejo kembali hidupkan forum regional 'Danyang Sumbing' bertempat di Pantai Jatimalang, Purworejo pada Kamis-Jumat (23-24/5/2024).


Agenda yang telah lama vakum sejak terakhir kali diselenggarakan pada 2018 kembali diadakan mengingat beberapa alasan di antaranya adalah menyambung kalimatussawa antarsesama kader PMII se-Kedu.


Ketua Pengurus Cabang PMII Purworejo Nur Muhammad Said Abdullah mengatakan, pertemuan PMII lintas cabang untuk kembali menghidupkan forum 'dayang sumbing' yang sempat vakum sejak beberapa waktu yang lalu. Dirinya menekankan akan pentingnya forum regional sebagai wadah pertemuan untuk menjalin komunikasi dan relasi bagi kader PMII.
    

“Forum regional Danyang Sumbing ini sangat penting diselenggarakan sebagai wadah pertemuan untuk membangun komunikasi dan relasi bagi kader PMII melalui diskusi, sarasehan, atau kegiatan lainnya untuk pencerahan,” ujar Said.
    

Menurutnya, jalinan komunikasi maupun relasi dapat berupa perkenalan dan interaksi antarkader PMII di tingkat kepengurusan yang sama, seperti pengurus rayon satu dengan pengurus rayon lain, pengurus Komisariat satu dengan pengurus komisariat lain maupun pengurus cabang satu dengan pengurus cabang yang lain. 
 


"Dengan begitu, akan terjalin interaksi timbal-balik yang positif antara kader PMII se-Kedu. Komunikasi dan relasi ini dapat berupa perkenalan dan interaksi antarkader PMII di tingkat kepengurusan yang sama," terangnya.


Disampaikan, selain membangun relasi, pihaknya dan kepengurusan cabang PMII yang lain juga akan bekerja sama dalam memfasilitasi pertukaran kader dalam agenda-agenda kaderisasi yang ada di PMII berupa meringankan administrasi.


"Sehingga proses kaderisasi PMII se-Kedu akan lebih ringan dan lebih baik jika dijalankan dengan bekerja sama, sehingga proses kaderisasi PMII se-Kedu akan lebih ringan jika dijalankan secara bersama,” ucapnya.


Kepada NU Online Jateng, Sabtu (25/5/2024) Said berharap agar momen pertemuan bersama antarpengurus cabang PMII dapat diambil makna positifnya oleh kader PMII se-Kedu. "Sehingga Danyang Sumbing ini ke depan dapat terlaksana kembali secara merata dan cabang-cabang yang lain juga dapat menjadi tuan rumah penyelenggara.


Forum yang dihadiri 200-an kader PMII se-Kedu ini dimulai dengan agenda pemberangkatan yang bermula dari titik kumpul di Masjid Agung Purworejo, lalu perjalanan menuju pantai Jati Malang yang ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit, dilanjutkan salat maghrib, mujahadah tahlil, sarasehan dan juga persembahan dari masing-masing cabang.


Pengirim: Muhammad Fadhil


Regional Terbaru