• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 12 April 2024

Regional

Ma’arif NU Banyumas Bakal Bangun Training Center

Ma’arif NU Banyumas Bakal Bangun Training Center
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi

Banyumas, NU Online Jateng
Mengakhiri tahun 2021 dan menyambut tahun baru 2022 Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Banyumas mencanangkan sebagai tahun 'bergerak dan menggerakkan'. Tahun untuk mewujudkan keunggulan sumber daya dan potensi lokal satuan pendidikan. 


Ketua PC LP Ma'arif NU banyumas prof Fauzi mengatakan, untuk mewujudkan keunggulan sumber daya, Ma'arif NU Banyumas segera membangun gedung pusat pendidikan dan pelatihan yang dimiliki secara mandiri. Sebuah pusat pengembangan keterampilan dan karir pendidik untuk peningkatan mutu pendidikan Ma’arif.  


“Rencana tahun 2022 akan mengawali mewujudkan mimpi membangun Ma’arif Banyumas Training Center (MBTC). Sebagai pusat untuk mendidik, melatih, mengembangkan, dan menyiapkan sumber daya manusia pendidik Ma’arif,” terangnya Senin (27/12).


Dijelaskan, rencana MBTC akan dibangun di atas tanah seluas 2.216 meter persegi miliki Ma’arif yang berlokasi di Jalan Raya Barat Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden. Melalui MBTC diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidik untuk mewujudkan satuan pendidikan Ma’arif yang unggul.


“Kita dorong satuan pendidikan untuk mengembangkan keunikan dan keunggulannya meraih capaian prestasi yang membanggakan. Sehingga Ma'arif akan menjadi pusat keunggulan (center of excellence) yang berbasis pada potensi lokal dan kekhasan satuan pendidikan,” ujar Ketua PC LP Ma'rif NU banyumas Prof Fauzi.


Disampaikan, kemampuan untuk menggerakkan sistem dalam satuan pendidikan perlu terus difasilitasi, didampingi, dan didorong untuk digerakkan agar terus menghasilkan karya terbaik. Berbagai potensi dan sistem satuan pendidikan digerakkan untuk berproses melaju lebih cepat dan dinamis.


“Semangat terus bergerak dan menggerakkan perlu ditopang oleh kolaborasi antar elemen. Mulai dari pengurus, kepala, pendidik, dan tenaga kependidikan semuanya berkolaborasi saling menguatkan,” ucapnya.


Fauzi menegaskan, sinergi antara pengurus, kepala, pendidik, dan tenaga kependidikan menjadi modal kerja sama menghasilkan karya terbaik dalam layanan pendidikan Ma'arif. Termasuk sinergitas dengan orang tua atau wali murid yang telah mempercayakan anaknya untuk belajar di Ma'arif. 


Menurutnya, apabila sinergitas dapat terus dikuatkan, maka di masa depan Ma’arif akan meraih cita-cita bersama sebagai kebanggaan dan keunggulan. Sifat keunggulan yang diharapkan bernilai kesemestaan, yaitu pemerataan pendidikan berbasis kekhasan sesuai potensi lokal satuan pendidikan. 


“Sifat kesemestaan mengidealkan semua keunggulan, namun tidak merasa diunggulkan. Kesemestaan menjadi substansi keunggulan lokal yang membumi, bukan bersifat elitis dan dikotomis,” pungkasnya.


Pengirim: Musmuallim
Editor: M Ngisom Al-Barony


Regional Terbaru