• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Senin, 17 Juni 2024

Regional

Fatayat NU Harus Bermental Baja dan Tidak Mudah Menyerah dalam Berkhidmah 

Fatayat NU Harus Bermental Baja dan Tidak Mudah Menyerah dalam Berkhidmah 
Kegiatan rutinan triwulan PAC Fatayat NU Karanganyar, Demak (Foto: NU Online Jateng/Rohmad)
Kegiatan rutinan triwulan PAC Fatayat NU Karanganyar, Demak (Foto: NU Online Jateng/Rohmad)

Demak, NU Online Jateng 
Berkhidmah di lingkungan keluarga besar Nahdhatul Ulama (NU) harus bermental baja dilandasi dengan niat yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap rintangan.


Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Karanganyar, Demak   Mukhlishoh mengatakan, khidmah di NU termasuk di dalamnya Fatayat itu berat, makanya harus dibarengi dengan niat dalam hati yang kuat dan  mental baja. Sebab kalau tidak dibarengi dengan hal itu akan mudah menyerah ketika menghadapi rintangan.


"Harus disiapkan semangat kerelawanan dan keikhlasan seperti halnya kehadiran kita saat ini kalau kita tidak ikhlas melangkah dari rumah pasti tidak akan sampai di majelis yang Insyaallah berkah ini," kata Mukhlishoh.


Mukhlishoh menyampaikan hal itu saat memberikan arahan dalam ‘Pengajian Triwulan dan Arwah Jamak’ di Ranting Kotakan yang berlangsung di masjid Al-Asyhar desa setempat, Ahad (19/5/2024).


Menurutnya, meskipun berat dan tidak mudah kalau dijalankan dengan semangat lillahi taala, keikhlasan dan kerelawanan pasti akan terasa mudah dan ringan. Kalau dalam menjalankan amanat organisasi mengikuti acuan pembagian tugas (job description), semuanya akan terasa ringan.
 


Semangat nguri-uri khidmah Fatayat lanjutnya, harus terus dilestarikan dan tidak boleh henti. Agar hal ini bisa terwujud, maka setidaknya semua pengurus harus terpanggil untuk memenuhi tanggung jawab terhadap tugas yang diembannya.


"Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun an raiyyatihi’ yang berarti bahwa setiap orang itu adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban," ujarnya.


Ketua Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Kotakan Ulfa Hidayati mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Fatayat se-Kecamatan Karanganyar yang telah berpartisipasi hadir dalam kegiatan pengajian di Kotakan. 


"Mari kita bangkit dalam berkhidmat sebagaimana pada saat awal dulu terbentuk dan saat ini mengendor.  Kita lanjutkan syiar agama Islam melalui Fatayat semoga hidup kita diberikan keberkahan di dunia dan akhirat," pungkasnya.


Hadir dalam kegiatan ini pengurus PAC Fatayat NU Karanganyar, Ketua Ranting NU Kotakan Abdul Ghofur, Rais NU Desa Kotakan yang juga takmir masjid setempat Khamdan, Ketua Muslimat NU  Kotakan Siti Mariyam, perwakilan GP Ansor, IPNU, dan IPPNU. 


Pengirim: Rohmad
 


Regional Terbaru