• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Jumat, 7 Oktober 2022

Regional

Dies Natalis Ke-22, Keluarga Besar Unwahas Bersih-bersih Pantai Sigandu Batang 

Dies Natalis Ke-22, Keluarga Besar Unwahas Bersih-bersih Pantai Sigandu Batang 
Kegiatan bakti sosial di Pantai Sigandu Batang (Foto: NU Online Jateng/Samsul Huda)
Kegiatan bakti sosial di Pantai Sigandu Batang (Foto: NU Online Jateng/Samsul Huda)

Batang, NU Online Jateng
Menyemarakkan Dies Natalis ke-22, para dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bersih-bersih Pantai Sigandu Kabupaten Batang.


Bersih-bersih pantai dipimpin Dekan FISIP Agus Riyanto dan Wakil Dekan Anna Yulia Hartati. Tampak Ketua Jurusan Hubungan Internasional Ismiyatun, Ketua Jurusan Ilmu Politik Mohammad Nuh dan Wakil Rektor Andi Purwono mengikuti kegiatan yang digelar pada Jumat (12/8/2022).


Dekan FISIP Unwahas Agus Riyanto mengatakan, Pantai Sigandu sangat indah dan eksotik apabila terus dipelihara, dijaga kebersihanya, dan dikelola secara profesional. "Kalau tempatnya indah, bersih, nyaman, tersedia fasilitas umum yang cukup tanpa diundang masyarakat akan berdatangan untuk berwisata," kata Agus.


Wakil Dekan FISIP Unwahas Anna Yulia Hartati mengatakan, kegiatan bakti sosial merupakan salah satu realisasi dari rangkaian program kerja sama antara FISIP Unwahas dengan Pemkab Batang di bidang pengabdian masyarakat.


"Ini sekaligus dalam rangka Dies Natalis ke-22 FISIP sekaligus Dies Ke-22 Unwahas Semarang," ujarnya di sela-sela acara. 


Disampaikan, kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan penyerahan alat-alat kebersihan berupa sapu dan tong sampah serta kantong plastik kepada Perencana Ahli Muda Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang Rahwan Astyo,  mewakili Kepala Disparpora Kabupaten Batang.


"Diawali dengan memakai sarung tangan plastik, peserta kegiatan memungut sampah-sampah yang berserakan di sekitar Pantai Sigandu. Sebuah mushala tampak terlihat tidak terawat lagi dan kondisinya sangat memprihatinkan karena nyaris roboh terkena abrasi air laut," terangnya.





Perencana Ahli Muda Disparpora Batang Rahwan Astyo Wibowo menjelaskan, Pantai Sigandu merupakan salah satu objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Batang. Saat ini kondisinya terimbas abrasi air laut seluas 200 meter lebih. Sudah diatasi dengan berbagai cara namun belum berhasil menghentikan abrasi pantai.


"Selain Pantai Sigandu ada Pantai Ujung Negoro, Bandar Ekopark dan Taman Hiburan Rakyat (THR) Kramat. Tidak jauh dari Pantai Sigandu terdapat Taman Safari Dholpin yang dikelola pihak swasta," katanya.


Disampaikan, kawasan itu akan dikembangkan menjadi objek wisata pantai seperti di Singapura. Destinasi wisata lain yang terus dikembangkan menjadi obyek wisata adalah Punden Berundak Silurah di Kecamatan Wonotunggal yang dikenal sebagai dasar pembangunan candi.


Berikutnya kata Rahwan, Taman Sailendra yang dipercaya sebagai tempat pentasbihan Sailendra Sikembang cagar wisata alam pegunungan di Kecamatan Blado. Sedang Sikuping menjadi sport Paralayang dengan pemandangan alam yang sangat eksotik. Ada juga Prasasti Sejomerto di Kecamatan Reban.


"Terima kasih kepada Fisip Unwahas yang telah menyelenggarakan kegiatan bersih-bersih pantai di salah satu pantai di Batang yang menjadi lokasi destinasi wisata," pungkasnya 


Penulis: Samsul Huda
 


Regional Terbaru