• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 4 Desember 2022

Regional

Bahtsul Masail NU Jateng di Pemalang Bahas Bencana Rob Pantura Jateng 

Bahtsul Masail NU Jateng di Pemalang Bahas Bencana Rob Pantura Jateng 
Ketua LBMNU Jateng Kiai Zaenal Amin (Foto: Dok)
Ketua LBMNU Jateng Kiai Zaenal Amin (Foto: Dok)

Semarang, NU Online Jateng
Bahtsul Masail (BM) yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng ) yang dijadwalkan akan berlangsung di Pemalang bakal membahas tema tentang bencana air laut pasang (rob) yang melanda kawasan pantai utara (pantura) Jateng.


Katib PWNU Jateng KH Munif Abdul Muchit mengatakan, forum BM yang dijadwalkan berlangsung di Pesantren Al-Islah Ampelgading, Pemalang tema besarnya 'Aktualisasi konsep fiqih klasik dalam merawat jagad dan membangun peradaban'.


"Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Jateng dalam laporan teknisnya menyebutkan, agenda BM dibagi dalam dua komisi, yakni waqiiyyah dan maudluiyyah," kata Kiai Munif  kepada NU Online Jateng di Semarang, Rabu (5/10/2022).


Disampaikan, dalam rapat pleno LBMNU Jateng di Semarang, Ahad (25/9) selain menetapkan tema dan materi BM juga menetapkan personel yang menjadi anggota komisi maudluiyyah dan waqiiyyah sekaligus mushahih masing-masing komisi.


"Mereka di komisi maudluiyyah Kiai Zaenal Amin, KH Faishol Muzammil, KH Salist Muttaqin, KH Busyro Musthofa, KH Rodli, KH Ahmad Khotib, Kiai Abu Said, Kiai Muntaha, dan Kiai Murtaqi. Sedang mushahihnya KH Ubaidullah Shodaqoh, KH A'wani Sya'rowi, KH Roghib Mabrur dan KH Munib Abdul Muhit," terangnya.


Komisi Waqiyyah lanjutnya, anggotanya KH Habibul Huda, KH Shofiyuullah Muhlasz KH Umar Faruq, KH Nawawi, Kiai Izza, Kiai Shofi Zuhri, Kiai Ah Nafi', Kiai Nur Aziz, dan KH Abdul Rohim. Sedangkan mushahihnya KH Aniq Muhammadun, KH Imam Abi Jamroh, KH Ahmad Roziqin, dan KH Khoiron Ahsan.


"Bagi NU forum BM sangat penting, sebab keputusan yang diambil melibatkan para alim yang jauh dari kepentingan, maka obyektivitas keputusan sangat orisinil dan lebih akan berdampak positif kalau dibuat pijakan untuk mengambil kebijakan," ucapnya.


Ketua LBMNU Jateng Kiai Zaenal Amin menjelaskan, secara teknis materi yang akan dibahas sudah siap, materi atau daftar asilah akan segera dikirim ke cabang-cabang. "Selain akan diikuti utusan dari cabang-cabang NU se-Jateng, kami juga akan mengundang pesantren-pesantren untuk mengikuti agenda kegiatan ini," pungkasnya.


Penulis: Samsul Huda


Regional Terbaru