• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 4 Desember 2022

Mitra

Pengusaha Nahdliyyin Bakal Umroh bersama Para Kiai NU Jateng 

Pengusaha Nahdliyyin Bakal Umroh bersama Para Kiai NU Jateng 
Foto: Ilustrasi (nu online)
Foto: Ilustrasi (nu online)

Semarang, NU Online Jateng
Kalangan pengusaha nahdliyin di Jawa Tengah yang tergabung dalam wadah Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) akan melakukan umroh bersama para kiai pertengahan September mendatang.


Ketua Pimpinan Wilayah HPN Jateng H Muhammad Mahsun mengatakan, ibadah umroh HPN Jateng akan dibimbing para kiai di antaranya Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh yang juga penasehat HPN Jateng.


"Dijadwalkan umroh akan dilaksanakan selama sembilan hari, titik kumpul atau berangkat dari Bandara Adi Sumarmo Solo 18 September mendatang," kata Mahsun melalui rilis HPN Jateng yang diterim redaksi NU Online Jateng di Semarang, Rabu (15/6)


Disampaikan, perjalanan umroh dari Solo langsung menuju Madinah Saudi Arabia dengan menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus 330 dan fasilitas Hotel berbintang empat. 


"Di tengah menjalani umroh, para pelaku usaha nahdliyin juga akan berkoordinasi  dengan para pelaku usaha yang bergerak di bidang jasa layanan umroh," terangnya.


Dia menambahkan, momentum umroh sekaligus dijadikan langkah awal untuk mensinergikan  para pelaku bisnis umroh yang kebanyakan warga NU untuk mengembangkan bisnis turunannya yang sangat banyak. 


"Bisnis turunan itu sangat beragam  di antaranya mulai dari perlengkapan ibadah umroh/haji, oleh-oleh atau souvernir, biro jasa paspor, vaksin, dan lain sebagainya. 





Beberapa pengurus cabang HPN dari berbagai daerah sudah ada yang berkomitmen untuk memberangkatkan anggotanya untuk mengikuti program ini. Mereka itu, para para pelaku  bisnis sejenis anggota HPN dari kabupaten Temanggung, Wonosobo, Jepara, Blora, Kudus, Klaten, Kendal, dan lain sebagainya.


Dikatakan, tujuan utama kegiatan  ini tentu ibadah, namun karena berkumpulnya para pelaku usaha tidak menutup kemungkinan terjadi transaksi, terbukanya peluang usaha baru dan jejaring sesama pengusaha dari ultra mikro, mikro, kecil, menengah dan besar untuk membangun sinergi.


"Peserta program umroh ini tidak terbatas kalangan pengusaha atau pelaku usaha saja, tetapi juga dapat diikuti para calon pelaku bisnis yang sedang bersiap memulai usaha," pungkasnya.


Mitra Terbaru