Makesta PK IPNU-IPPNU SMK NU Al Hidayah Cetak Pelajar NU Tangguh, Kuat Tradisi, dan Unggul Teknologi
Jumat, 29 Agustus 2025 | 10:00 WIB

PK IPNU-IPPNU SMK NU Al Hidayah menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) selama dua hari, Kamis–Jumat (21–22/8/2025).
Kudus, NU Online Jateng
Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU SMK NU Al Hidayah menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) selama dua hari, Kamis–Jumat (21–22/8/2025). Kegiatan yang diikuti 134 siswa kelas X dari berbagai jurusan ini mengusung tema “Menjadikan Pelajar NU yang Tangguh, Kuat di Tradisi, dan Unggul di Teknologi.”
Makesta menjadi langkah awal kaderisasi IPNU-IPPNU sekaligus wadah pembentukan karakter pelajar NU. Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi ke-NU-an, kepemimpinan, kebangsaan, serta pemanfaatan teknologi dalam kehidupan modern.
Kepala SMK NU Al Hidayah, Khaerudin, menegaskan bahwa Makesta sangat relevan dengan visi sekolah, yakni mencetak lulusan berkarakter santri.
“Kegiatan Makesta ini selaras dengan visi SMK NU Al Hidayah. Materi yang disampaikan mendukung pembentukan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter sesuai nilai-nilai santri dan NU,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Makesta juga menjadi sarana efektif dalam mengembangkan kepeloporan dan jiwa ke-NU-an siswa.
“Sebagai organisasi besar, NU wajib melakukan kaderisasi sejak dini, termasuk dari kalangan pelajar. Dari sinilah kita berharap lahir generasi penerus NU yang berkarakter dan penuh semangat membesarkan NU,” jelasnya.
Selain membangun karakter, Makesta turut mempererat hubungan sosial antar siswa. Para peserta dari berbagai jurusan dipertemukan dalam satu wadah sehingga tercipta interaksi yang lebih luas.
“Makesta otomatis membentuk pola hubungan baru antar siswa. Mereka saling mengenal lintas kelas dan jurusan, yang tentu berdampak positif pada interaksi sosial di sekolah maupun masyarakat,” terang Khaerudin.
Sementara itu, Pembina IPNU Moh Annur Khoif menekankan perbedaan Makesta dengan kegiatan organisasi lain.
“Makesta memiliki pendekatan berbasis sejarah perjuangan bangsa dan nilai-nilai kebangsaan. Hal ini menanamkan semangat juang dan kepemimpinan yang langsung berdampak pada karakter peserta,” ujarnya.
Ia berharap, para peserta mampu membawa perubahan positif setelah mengikuti Makesta.
“Harapan saya, mereka bisa menjadi pelajar NU yang tangguh, kuat dalam tradisi, dan unggul di teknologi. Dengan begitu, mereka siap menghadapi tantangan global sekaligus tetap menjaga akar tradisi NU,” tegasnya.
Dalam perannya, pembina IPNU juga mendampingi siswa agar nilai-nilai perjuangan bangsa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berusaha menyeimbangkan tradisi dan teknologi dalam pendampingan. Dengan begitu, peserta bisa mempraktikkan nilai perjuangan itu baik di organisasi maupun di masyarakat,” pungkasnya.
Makesta PK IPNU-IPPNU SMK NU Al Hidayah tahun 2025 diharapkan menjadi pijakan awal lahirnya kader pelajar NU yang berkarakter santri, berwawasan kebangsaan, serta siap menghadapi era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur tradisi.
Penulis: Moh Annur Khoif