Pendidikan Tinggi

UIN Walisongo Raih Baznas Award 2025 sebagai Kampus Mitra Terbaik

Jumat, 29 Agustus 2025 | 08:00 WIB

UIN Walisongo Raih Baznas Award 2025 sebagai Kampus Mitra Terbaik

Penganugerahan Baznas Award 2025 yang berlangsung di Mercure Convention Center, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Jakarta, NU Online Jateng

Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kampus hijau Semarang ini meraih penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) sebagai Mitra Terbaik dalam subkategori Kampus Mitra Terbaik pada ajang Baznas Award 2025.


Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI, Prof KH Noor Achmad, dalam acara Penganugerahan Baznas Award 2025 yang berlangsung di Mercure Convention Center, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Acara ini menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada tokoh, lembaga, dan perguruan tinggi yang berkontribusi nyata dalam pengembangan zakat di Indonesia.


Dengan mengusung tema Menguatkan Baznas, Mendukung Asta Cita, kegiatan ini menegaskan kembali peran zakat dalam mendukung pembangunan nasional. Hadir dalam kesempatan tersebut berbagai tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, serta para rektor perguruan tinggi mitra.


Ketua Baznas RI, Prof Noor Achmad, menyampaikan apresiasi kepada para mitra, termasuk perguruan tinggi, yang konsisten mendukung pengembangan zakat. Menurutnya, berkat kolaborasi para mitra, penghimpunan zakat nasional terus meningkat setiap tahun dengan rata-rata pertumbuhan 30 persen.


“Tahun ini, bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) seluruh Indonesia, alhamdulillah kita mencapai Rp. 41 triliun. Bahkan, Bappenas telah menargetkan tahun depan harus mencapai Rp. 66 triliun. Insyaallah kita siap, karena ada dukungan Bapak Ibu semua,” ujarnya optimis.


Ia juga menegaskan bahwa perguruan tinggi, khususnya para rektor, memiliki peran vital dalam memperluas literasi zakat. Kajian zakat di kampus kini semakin bergema, terbukti dengan meningkatnya publikasi jurnal dan buku-buku bertema zakat dalam lima tahun terakhir.


"Kerja sama dengan rektor luar biasa, literasi zakat berkembang pesat, bahkan kini banyak kajian yang terbit di jurnal-jurnal ilmiah,” ungkapnya.


Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Nizar, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, capaian ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen kampus dalam mendukung pengelolaan zakat melalui riset, literasi, dan penguatan kelembagaan.


“Penghargaan ini adalah prestasi yang harus terus kita dorong agar semakin berkembang. Ke depan, kita ingin memastikan pengelolaan zakat bisa lebih terintegrasi dan mendukung kebijakan Baznas secara nasional,” tegasnya.


Lebih jauh, ia berharap sinergi antara UIN Walisongo dengan Baznas tidak hanya berhenti pada penghargaan ini, tetapi terus berlanjut dalam program-program strategis. Dengan demikian, zakat tidak hanya dipahami sebagai ibadah ritual, tetapi juga instrumen pemberdayaan umat yang mampu mendukung pembangunan bangsa.