Regional

PC PMII Pemalang Audiensi dengan Wakil Bupati, Bahas 13 Poin Tuntutan Rakyat

Ahad, 31 Agustus 2025 | 14:15 WIB

PC PMII Pemalang Audiensi dengan Wakil Bupati, Bahas 13 Poin Tuntutan Rakyat

PC PMII Pemalang audiensi dengan Pemkab bahas 13 tuntutan rakyat.

Pemalang, NU Online Jateng 

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pemalang menggelar audiensi dengan Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, di ruang rapat Setda Kabupaten Pemalang, Jumat (29/8/2025). Dalam pertemuan tersebut, PMII membawa 13 poin tuntutan terkait berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

 

Ketua PC PMII Pemalang, M Ade Sulaiman, menjelaskan bahwa 13 poin tuntutan tersebut lahir dari hasil advokasi yang dilakukan di lapangan.

 

“Masalah-masalah ini muncul langsung dari keluhan warga. Audiensi ini menjadi upaya kami agar persoalan masyarakat bisa segera mendapatkan perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.

 

Beberapa isu utama yang disoroti dalam audiensi ini antara lain adalah persoalan infrastruktur jalan yang rusak dan terkena longsor, seperti yang terjadi di Desa Jatingarang, Kecamatan Bodeh, serta di Kecamatan Watukumpul. Selain itu, PMII juga menyoroti masalah banjir rob di Ulujami, pengadaan TPST di setiap kecamatan, serta penyelesaian kemiskinan ekstrem di Pemalang.

 

Adapun tuntutan lainnya mencakup pemerataan fasilitas kesehatan dan pendidikan di seluruh wilayah, pengadaan perguruan tinggi negeri di Pemalang, revitalisasi sumber daya air bersih, serta perbaikan insentif untuk guru dan tenaga honorer. PMII Pemalang juga mengajukan langkah konkret dalam revitalisasi penerangan jalan umum di Kecamatan Bantarbolang dan pengawasan ketat terhadap operasional kendaraan bermuatan besar.

 

Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, menyambut baik audiensi ini dan memberikan apresiasi kepada PC PMII Pemalang atas upayanya menyampaikan aspirasi masyarakat. 

 

"Kami menyadari bahwa tanpa kolaborasi dan dukungan dari masyarakat, pemerintah daerah akan kesulitan dalam menyelesaikan berbagai masalah. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi peran PMII yang turut serta dalam memberikan masukan-masukan konstruktif untuk kemajuan Pemalang," ungkap Nurkholes.

 

Mengenai beberapa tuntutan yang diajukan, Wakil Bupati mengungkapkan bahwa beberapa masalah sudah dalam tahap penyelesaian. 

 

"Untuk persoalan jalan di Desa Jatingarang, Bodeh, sudah masuk tahap lelang, tinggal menunggu pelaksanaan. Begitu juga dengan longsor di Watukumpul, kami sedang berkoordinasi dengan Perhutani untuk pembebasan lahan guna membuatkan jalan yang aman," jelasnya.

 

Nurkholes juga berjanji akan segera menindaklanjuti isu-isu lain seperti pengangkutan puing longsoran agar lahan persawahan warga dapat segera dipulihkan.

 

Audiensi ini diakhiri dengan harapan agar semua tuntutan dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret. 

 

"Kami berharap agar setiap persoalan yang kami ajukan bisa segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pemalang," tegasnya.

 

Pemerintah daerah dan PMII Pemalang sepakat untuk terus berkomunikasi guna mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang ada, serta menciptakan Pemalang yang lebih baik dan sejahtera.