• logo nu online
Home Warta Nasional Keislaman Regional Opini Kiai NU Menjawab Dinamika Taushiyah Obituari Fragmen Tokoh Sosok Mitra
Minggu, 14 Agustus 2022

Nasional

Liga Santri Nusantara Siap Dihelat Kembali

Liga Santri Nusantara Siap Dihelat Kembali
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi

Solo, NU Online Jateng
Setelah sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, kompetisi sepak bola Liga Santri Nusantara (LSN) akan kembali dilaksanakan pada tahun 2022 ini. 


Direktur Eksekutif LSN Mohammad Alfuniam kepada NU Online, Rabu (19/1) mengatakan kompetisi kembali akan digulirkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, setelah 2 tahun vakum.


“LSN masih ada dan tahun 2022 ini akan kami mulai lagi setelah 2 tahun kemarin vakum karena pandemi,” ungkap Niam.


Disampaikan, sebelumnya untuk penyelenggaraan LSN berada di bawah naungan Rabithah Maahid Al-Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU). Akan tetapi tidak menutup kemungkinan ke depan bisa bekerjasama dengan pihak lain. 


“Penyelenggara pada lima tahun sebelumnya (2015-2019) yakni kepanitiaan resmi di bawah naungan RMINU. Namun, sejak tahun 2019 LSN sudah mulai berjalan mandiri, ini berarti membuka kesempatan kerja sama dengan berbagai pihak,” imbuhnya.


Dijelaskan, terkait penyelenggaraan LSN dari RMINU ini sekaligus menjawab wacana yang bergulir, di mana Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bekerja sama dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang akan menggelar Turnamen Sepakbola Liga Santri Piala Kasad. 


“Dengan adanya Liga Santri yang diinisiasi oleh PSSI dan TNI AD, LSN selaku penyelenggara kompetisi sepakbola Liga Santri selama ini akan mencoba berkomunikasi dengan mereka," ujarnya.


"Biar tidak terjadi kebingungan bagi pesantren, karena di pesantren sudah ada liga sepakbola yang berlangsung sejak 2015, sekaligus menjajaki kemungkinan kerja sama ke depan,” sambungnya.



Kompetisi Liga Santri Nusantara tahun 2019 (Foto: Dok)


Lebih lanjut dikatakan, pesantren di seluruh Indonesia ada sekitar 28 ribuan dan yang 24 ribuan di bawah naungan RMINU. Sedangkan Liga Santri Nusantara, yang berada di bawah naungan RMI adalah wadah pembibitan para calon pemain sepakbola nasional yang lahir di tengah situasi krisis pesepakbolaan Indonesia ketika itu.


“Mafia pertandingan, bentrok, dan kerusuhan yang selama ini mewarnai kompetisi. Maka LSN dengan karakter santri dan pesantren menghadirkan kompetisi yang penuh dengan adab dan akhlakul karimah,” ungkapnya.


Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi selama 5 tahun tanpa ada kejadian kerusuhan atau kejadian berarti, dari LSN pula lahir beberapa pemain muda berbakat seperti Rafli Mursalim dan lain-lain. 


“Kami berharap apa yang sudah kami jalankan selama 5 tahun ini ke depan bisa semakin maju dan berkualitas dalam pelaksanaannya serta bisa bekerjasama dengan semua pihak,” ungkapnya.


Wacana bergulirnya LSN di tahun 2022 disambut gembira oleh sejumlah pesantren di Soloraya, salah satunya Pesantren Nurul Quran Teter Simo Boyolali yang pernah beberapa kali mengikuti kompetisi LSN. 


"Tentu kita senang dengan kabar ini. Bagaimana nanti bentuknya, kita siap ikut meramaikan tentunya," ungkap salah satu pengurus Pesantren Nurul Qur'an Ustadz Darmaji.


Kontributor: Ajie Najmuddin
Editor: M Ngisom Al-Barony


Nasional Terbaru