Nasional

PBNU Serukan Istighatsah dan Konsolidasi Hadapi Dinamika Unjuk Rasa

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 20:15 WIB

PBNU Serukan Istighatsah dan Konsolidasi Hadapi Dinamika Unjuk Rasa

Jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama saat rapat Hari Santri 2025 (Foto: dok @nahdlatululama)

Semarang, NU Online Jateng 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia untuk turut menjaga kondusivitas dan stabilitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di tengah dinamika unjuk rasa yang terjadi di sejumlah daerah.

 

Dalam surat bernomor 4381/PB.01/A.II.08.47/99/08/2025 tertanggal 30 Agustus 2025, PBNU menekankan pentingnya kepercayaan dan loyalitas kepada Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud komitmen kebangsaan Nahdlatul Ulama.

 

"Seluruh jajaran diminta melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta semua pihak terkait untuk meredakan masalah dan membangun situasi kondusif di wilayah masing-masing," demikian salah satu butir instruksi PBNU.

 

PBNU juga menekankan pentingnya konsolidasi internal organisasi agar seluruh jaringan jam’iyah tetap teguh dan disiplin, tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memicu kegaduhan. Selain itu, warga NU diimbau menghindari segala bentuk tindakan perusakan maupun perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

 

Instruksi tersebut juga mengajak seluruh warga Nahdliyin memperbanyak istighatsah, baik secara bersama-sama maupun individu, untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah swt agar bangsa Indonesia selalu dalam naungan-Nya.

 

Surat instruksi ini ditandatangani secara digital oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Ahmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, serta Sekretaris Jenderal PBNU Drs H Saifullah Yusuf.

 

Surat Instruksi PBNU


Terkait