Nasional

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jateng Jaga Kondusifitas

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 11:54 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jateng Jaga Kondusifitas

Gubernur Luthfi bersama Setda Sumarno memantau langsung saat demonstrasi 29 Agustus kemarin.

Semarang, NU Online Jateng 

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas di wilayahnya, seiring dengan adanya aksi demontrasi yang mengakibatkan tiga mobil terbakar dan kerusakan sejumlah fasilitas di lingkungan kantor Setda Provinsi Jateng pada Jumat malam, (29/8/2025). 

 

“Kita jaga bersama-sama Jateng yang selama ini sudah baik dan kondusif,” tegas Ahmad Luthfi usai meninjau sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan.

 

Sebagai informasi, aksi demontrasi yang terjadi sejak siang itu awalnya di Jalan Pahlawan depan Mapolda Jateng. Semakin sore masa aksi bergerak di sekitar kantor Gubenur Jateng. Sekira pukul 19.30, massa aksi bergerak ke Jalan Menteri Supeno atau dekat pintu kantor Setda Jateng sebelah utara. 

 

Dari lokasi itu, sejumlah massa yang mengikuti aksi mulai melempari batu ke arah mobil dan bangunan dari luar pagar. Selanjutnya, aksi massa merobohkan pintu gerbang bagian utara tersebut. Sejumlah orang merangsek masuk menuju lokasi parkir mobil. Sejumlah oknum melakukan coret-coret dan merusak pos jaga. Kantin warga dan mobil juga terbakar usai dilempar molotov. Belasan mobil yang terparkir juga dirusak dan dilempar batu hingga rusak parah. 

 

Aksi mereka terhenti setelah polisi datang dan menembakkan gas air mata. Api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran.

 

Gubernur Ahmad Luthfi yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi. Gubernur melihat lokasi kantin dan mobil yang dibakar. Ada dua hal yang ia tegaskan. Pertama, ia mengimbau masyarakat Jawa Tengah untuk tetap tenang, agar tercipta situasi yang kondusif.  

 

Kedua, Gubernur memerintahkan pada jajarannya untuk membersihkan puing-puing kebakaran, kaca dan batu yang berserakan.

 

"Malam ini kita kerja bakti. Bersihkan semuanya agar besok pelayanan pada masyarakat tidak terganggu," lanjutnya.

 

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi turut menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan dalam aksi demontrasi di Jakarta. 

 

"Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, dan kepada keluarganya atas musibah yang terjadi," ujar Luthfi 

 

Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang menyikapi gejolak aksi demonstrasi yang terjadi demi menjaga kondusivitas Jateng. 

 

"Kami nyuwun (mohon) masyarakat Jawa Tengah untuk tetap menjaga kondusivitas. Jangan terpengaruh provokasi yang justru merugikan masyarakat," terangnya.